Siswa SMK Turen Ikuti Simulasi Evakuasi, BPBD Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 13 Jun 2026 07:07 WIB ·

Siswa SMK Turen Ikuti Simulasi Evakuasi, BPBD Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini


 SMK Turen menyelenggarakan Sosialisasi Budaya Sadar Bencana dan Kesiapsiagaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Rabu (11/6/2026), diikuti 600 siswa dan 12 guru sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tanggap bencana. (Dok BPBD) Perbesar

SMK Turen menyelenggarakan Sosialisasi Budaya Sadar Bencana dan Kesiapsiagaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Rabu (11/6/2026), diikuti 600 siswa dan 12 guru sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tanggap bencana. (Dok BPBD)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 600 siswa dan 12 guru SMK Turen mengikuti kegiatan Sosialisasi Budaya Sadar Bencana dan Kesiapsiagaan yang digelar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Rabu (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi bencana.

Bertempat di lapangan SMK Turen, kegiatan berlangsung sejak pagi dengan rangkaian sosialisasi budaya sadar bencana, simulasi evakuasi mandiri, hingga evaluasi hasil simulasi. BPBD Kabupaten Malang hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis dalam pelaksanaan kegiatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian dan pemahaman warga sekolah terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang rawan bencana membutuhkan kesiapsiagaan yang ditanamkan sejak usia sekolah.

“Edukasi sejak dini di tingkat sekolah menjadi langkah krusial agar seluruh warga sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan fisik saat menghadapi situasi darurat,” ujar Purwoto.

Ia menambahkan, melalui sosialisasi dan simulasi ini, para siswa diharapkan memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mitigasi dan penanganan awal saat terjadi bencana.

Sementara itu, SMK Turen mengambil inisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari budaya sekolah. Dengan pemahaman yang baik, seluruh warga sekolah diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Dituduh Langgar UU Diskriminasi Ras dan Etnis dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Kuasa Hukum: Itu Hanya Perkara Kanak-Kanak

14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Satlantas Polres Batu Gelar Layanan SIMLING dan SAMLING di CFD Kota Batu, Masyarakat Sambut Antusias

14 Juni 2026 - 17:58 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Buka Layanan Gratis dan Bazar Murah di CFD Kota Batu

14 Juni 2026 - 15:27 WIB

Dugaan Pelecehan di Pondok Pesantren Bululawang Masuk Ranah Hukum, Korban Didampingi Yakuza Maneges

14 Juni 2026 - 12:44 WIB

BINUS @Malang Dorong Transformasi Limbah Plastik Lewat Program Edu Eco-Furniture Village Bersama Warga Klampok Kasri Kota Malang

14 Juni 2026 - 08:56 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !