BACAMALANG.COM – Sebanyak 600 siswa dan 12 guru SMK Turen mengikuti kegiatan Sosialisasi Budaya Sadar Bencana dan Kesiapsiagaan yang digelar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Rabu (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi bencana.
Bertempat di lapangan SMK Turen, kegiatan berlangsung sejak pagi dengan rangkaian sosialisasi budaya sadar bencana, simulasi evakuasi mandiri, hingga evaluasi hasil simulasi. BPBD Kabupaten Malang hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis dalam pelaksanaan kegiatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian dan pemahaman warga sekolah terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang rawan bencana membutuhkan kesiapsiagaan yang ditanamkan sejak usia sekolah.
“Edukasi sejak dini di tingkat sekolah menjadi langkah krusial agar seluruh warga sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan fisik saat menghadapi situasi darurat,” ujar Purwoto.
Ia menambahkan, melalui sosialisasi dan simulasi ini, para siswa diharapkan memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mitigasi dan penanganan awal saat terjadi bencana.
Sementara itu, SMK Turen mengambil inisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari budaya sekolah. Dengan pemahaman yang baik, seluruh warga sekolah diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































