Sri Untari Minta Dinkes Lapor Gubernur Soal Serapan Rendah - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 9 Jul 2020 05:40 WIB ·

Sri Untari Minta Dinkes Lapor Gubernur Soal Serapan Rendah


 Sri Untari Minta Dinkes Lapor Gubernur Soal Serapan Rendah Perbesar

BACAMALANG.COM – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP, meminta Dinas Kesehatan melaporkan persoalan yany dihadapi kepada Gubernur Jawa Timur. Hal ini disampaikan Sri Untari saat melakukan kunjungan kerja ke Bakorwil Malang pada Rabu (8/7/2020).

Menurutnya, Dinas Kesehatan memiliki problematik terhadap angaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Penambahan Gizi Masyarakat, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang realisasinya sangat kecil.

“Ada yang reaslisasinya baru mencapai 23 persen, dan 32 persen, ini tentunya masih sangat jauh dari harapan. Tetapi kita fahami ada kendala, Jamkesda kaitanya dengan pajak rokok cukai,” kata Sri Untari.

Tetapi kemudian yang terkait dengan pemberian makanan tambahan dari rendahnya serapan ini, maka disarankan Dinkes minta ke Gubernur untuk bisa mengundang dalam rapat kordinasi.

“Tentunya rapat itu yang sifatnya berkala tiga bula atau setengah tahun sekali. Tetapi bisa berbicara masing-masing daerah, dan dilakukan evaluasi kendala apa yang terjadi,” imbuhnya.

Selain itu, wanita yang juga menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu menyarankan agar Dinkes harus minta pendapat hukum Kejaksaan Tinggi. Ia menilai beberapa Kabupaten dan Kota ada yang bisa mencairkan angaran bahkan ada yang tidak, sehinga rendahnya serapan dari bantuan jaminan kesehatan memiliki solusi yang tepat.

“Sayang kalau anggaran besar tidak terealisasi, hanya menjadi angaran tanpa ada realisasi saran saya tolong lapor ke Gubernur, optimalkan pertemuan dengan Bupati dan Kepala Daerah agar masalah yang timbul bisa terpecahkan,” beber Sri Untari.

Lebih lanjut, Sri Untari menegaskan dalam proses koordinasi tersebut sudah sesuai petunjuk dan arahan Presiden agar angaran publik bisa di cairkan. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PWI Dorong Penguatan Perlindungan Karya Jurnalistik dalam Revisi UU Hak Cipta

24 April 2026 - 07:55 WIB

Temukan Dapur Tanpa Izin dan Menu Tak Layak, GMNI Desak Standarisasi Program MBG

23 April 2026 - 20:22 WIB

GMNI Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Qolam Edukasi Bahaya Bullying Siswa SMP

23 April 2026 - 07:50 WIB

Inovasi Hijau: Tiga PTN Bersatu Kembangkan Pelindung Siku dan Lutut dari Serat Rami dan Limbah Sawit

22 April 2026 - 22:27 WIB

Rektor UIBU Gaungkan Kartini Modern: Cerdas, Mandiri, dan Berpengaruh

22 April 2026 - 21:16 WIB

Terbongkar! Jaringan TPPO Asal Malang Kirim PMI Ilegal ke Arab Saudi, Pelaku Ditangkap

22 April 2026 - 07:46 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !