Sutiaji Yakini BPJS tak Merugi dengan Dashboard JKN - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Agu 2020 10:24 WIB ·

Sutiaji Yakini BPJS tak Merugi dengan Dashboard JKN


 Sutiaji Yakini BPJS tak Merugi dengan Dashboard JKN Perbesar

BACAMALANG.COM – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengaku dengan penerapan Dashboard JKN BPJS tidak akan mengalami kerugian. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber dalam Webinar Pemanfaatan Dashboard JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) oleh Pemerintah Daerah untuk Pengambilan Kebijakan di Bidang Kesehatan, Kamis (27/8/2020).

Webinar ini diikuti oleh 815 peserta, terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta cabang BPJS Kesehatan se-Indonesia yang terhubung melalui teleconference.

“Komitmen kami berkaitan dengan masalah kesehatan, apalagi adanya amanat undang-undang, Perkes No.82 Tahun 2018 langsung di Pasal 84 dan Pasal 89 mengamanatkan bahwa pemerintah mempunyai keharusan mendukung penyelenggaraan program jaminan kesehatan.” terang Sutiaji.

Sutiaji juga menjelaskan, bahwa realisasi komitmen tersebut juga termasuk dalam realisasi UHC (Universal Health Coverage).

Pada kesempatan tersebut Walikota Malang menyebut, pemerintah kota malang merespon positif hadirnya Dashboard JKN sebagai wujud amanat pemanfaatn dan pengelolaan data. Dashboard JKN disebut dapat memiliki benefit diantaranya mendukung peningkatan kepesertaan dan kepatuhan akan bisa dipantau, akses data yang memudahkan pemetaan kelompok sasaran untuk penanganan berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, jumlah faskes kerjasama, serta memudahkan dokter/nakes untuk menganalisis rujukan dan mengoptimalkan faskes pratama.

Dashboard JKN ini juga dianggap relevan dengan kebijakan Pemerintah Kota Malang yaitu Malang 4.0 Smart City. Bagaimana masyarakat saat ini selalu menggunakan IT, dan saat ini Puskesmas dan klinik juga 100 persen sudah menggunakan antrian online.

“Kalau kepala daerah dan kepala dinas kesehatan benar-benar memanfaatkan ini, BPJS ke depan tidak akan mengalami kerugian terus menerus yang sampai saat ini”, katanya.

Sutiaji juga menegaskan bahwa jika Dashboard tersebut dimanfaatkan dengan baik, maka Covid-19 tidak perlu ditakuti karena pada dashboard tersebut seluruh data-data kesehatan sudah terpantau secara detail.

Kepala BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata menjelaskan bahwa untuk menggunakan Dashboard JKN tersebut masing-masing pemerintah daerah dibuatkan user sehingga daerah tersebut hanya melihat profil peserta JKN yang ada di daerah tersebut.

“Jadi Pemda itu tahu peserta JKN di Kota Malang ini terbanyak sakit apa, untuk katastropik terbanyak diagnosa apa, sehingga disini bisa digunakan untuk menyusun kebijakan promotif dan preventif” katanya. (Lis/red)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Berdayakan Masyarakat dan Majukan Desa, PT Selecta Raih Lencana Wanwa Dharma Satata dari Pemdes Tulungrejo

2 Juli 2026 - 17:39 WIB

Modus COD di Rumah Orang, iPhone 17 Pro Mahasiswa Senilai Rp25 Juta Digasak Pelaku

2 Juli 2026 - 17:28 WIB

Tugu Tirta Pamerkan Inovasi Smart Water City, Sejumlah Kepala Daerah Tertarik Adopsi Sistem Kota Malang

2 Juli 2026 - 15:59 WIB

Mobil Digelapkan Kenalan, Driver Gojek Laporkan ke Polisi

2 Juli 2026 - 13:32 WIB

19 Pelaku Curat dan Curanmor Diringkus, Warga Diimbau Waspada Meski di Lingkungan Sendiri

2 Juli 2026 - 05:34 WIB

Dosen Kimia FSTeM UB Dampingi Warga Pandanwangi Sulap Limbah Organik Jadi Produk Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomi

1 Juli 2026 - 20:44 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !