BACAMALANG.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan hukum serta pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Kota Malang. Hal itu disampaikan usai menerima audiensi kelompok disabilitas yang menyampaikan aspirasi terkait akses fasilitas publik dan penguatan kemandirian ekonomi.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Untari menekankan pentingnya afirmasi dan advokasi nyata bagi para penyandang disabilitas atau “anak-anak istimewa”, terutama dalam membuka ruang promosi dan pemasaran karya kreatif mereka agar mampu mandiri secara finansial.
“Kami terus berkoordinasi dengan teman-teman legislatif di tingkat kota agar ada langkah konkret dalam memberikan afirmasi kepada anak-anak kita yang istimewa ini. Kita ingin mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga bisa mandiri melalui hasil kerja keras mereka,” ujar Sri Untari.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi regulasi daerah. Ia meminta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang untuk segera mengkaji ulang Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas agar selaras dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.
Menurutnya, penyesuaian regulasi tersebut penting agar pendekatan pelayanan terhadap penyandang disabilitas tidak lagi sekadar berbasis bantuan sosial (charity), melainkan berorientasi pada pemenuhan hak dasar manusia (human rights).
“Harapan saya, teman-teman di fraksi bersama DPD bisa menggagas penyesuaian regulasi sesuai perintah undang-undang terbaru. Pelayanan tidak boleh lagi sekadar pendekatan medis atau sosial, tetapi harus berbasis pada pemenuhan hak asasi karena mereka memiliki hak yang sama untuk hidup dengan baik dan berdaya di masyarakat,” tegasnya.
Sri Untari juga memastikan akan terus mengawal pembinaan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Malang melalui sinergi antarlembaga legislatif. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang inklusif dan mendukung kemandirian seluruh warga tanpa terkecuali.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































