BACAMALANG.COM – Momentum peringatan Hari Posyandu Nasional yang jatuh setiap 29 April dimanfaatkan Pemerintah Kecamatan Pakisaji untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Pakisaji, jajaran pemerintah kecamatan turun langsung ke delapan desa guna mendorong transformasi Posyandu melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Camat Pakisaji, Taufik Nurahman, S.STP., M.AP, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Pakisaji, Dian Tri Wijayanti Taufik, hadir memberikan dukungan penuh terhadap upaya tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan Posyandu menjadi langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
“Transformasi Posyandu melalui 6 SPM menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kita ingin menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera,” ujar Taufik.
Adapun enam bidang dalam SPM tersebut meliputi ketertiban dan keamanan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, sosial, kesehatan, serta pendidikan.
Kunjungan dilakukan ke sejumlah Posyandu di berbagai desa, di antaranya Posyandu Purboretno (Desa Kebonagung), Posyandu Dahlia, Mawar 2, dan Nusa Indah 1 (Desa Genengan), Posyandu Durian Tuwapat (Desa Karangduren), Posyandu Teratai (Desa Wonokerso), Posyandu Anggrek 7 (Desa Kendalpayak), Posyandu Cut Nyak Din (Desa Karangpandan), Posyandu Mawar Putih (Desa Jatisari), serta Posyandu Srikandi (Desa Pakisaji).
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kecamatan Pakisaji, Kepala Puskesmas, serta Sekretaris Camat Pakisaji. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.
Sebagai informasi, Hari Posyandu Nasional menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya layanan dasar seperti imunisasi, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pelayanan kesehatan ibu hamil. Pada tahun 2026, fokus utama diarahkan pada penguatan transformasi Posyandu melalui penerapan 6 SPM dan gerakan serentak ke Posyandu.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































