Usaha Warung Sego Kucing, Mahasiswa Unisma Capai Omzet Jutaan Perhari - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 18 Sep 2020 09:38 WIB ·

Usaha Warung Sego Kucing, Mahasiswa Unisma Capai Omzet Jutaan Perhari


 Usaha Warung Sego Kucing, Mahasiswa Unisma Capai Omzet Jutaan Perhari Perbesar

BACAMALANG.COM – Hampir setiap hari, warung Bu Sri yang berlokasi di Jalan Raya Segenggeng, Pakisaji (sebelah utara Madrasah Ibtidakiyah Sunan Giri Wonokerso), tampak selalu ramai pembeli. Silih berganti, pembeli dari berbagai usia ini berdatangan ke warung yang akrab dengan sebutan Sego Kucing Wonokerso ini.

Siapa sangka, omzet setiap hari dari warung ini kurang lebih mencapai Rp 1 juta. Pemiliknya adalah Yogi Dwi Cahyono, mahasiswa Universitas Islam Malang jurusan Teknik Mesin. Setiap hari hampir membuat 160 bungkus nasi dengan menghabiskan 15 kilogram beras. Pendapatan bersih perhari Rp 750 ribu,” kata Yogi, sapaan akrabnya, Kamis (17/9/2020).

Ia menjelaskan, tujuannya membuka warung ini adalah untuk bekal berwirausaha setelah lulus kuliah kelak. “Saya kuliah di Unisma sudah semester 7. Semoga usaha saya ini bisa mengawali keinginan saya dalam mandiri berbisnis. Kedepannya, setelah nanti sudah bekerja akan saya kembangkan lagi, Insya Allah begitu,” jelasnya.

Keberadaan warung ini, lanjut dia, juga untuk mengembangkan usaha ibunya yang saat ini masih membuka warung di depan rumah. “Sejak tahun 2004 Ibu buka di rumah mulai jam 7 malam sampai jam 12 malam untuk melayani warga sekitar. Setelah itu berjualan di Pasar Induk Gadang, kalau malam kan ramai. Alhamdulillah, Ibu sudah banyak pelanggan, jadi nasi bungkusnya Cuma ditaruh di bedak bedak yang jualan,” tegas Yogi kepada BacaMalang.

Yogi menerangkan, usaha Ibunya yang bernama lengkap Srianah ini sempat mengalami pasang surut. Mulai berjualan bakso sampai akhirnya beralih ke nasi kucing. “Saya sekarang lagi proses mendaftarkan ke jasa online, supaya langganan ibu yang jauh bisa pesen lewat online,” terang putra dari Srianah yang mencintai masakan khas nusantara tradisional ini.

Untuk diketahui, istilah sego kucing ini diambil karena pemberian porsi secukupnya dan harga bisa dijangkau kalangan masyarakat bawah saat malam hari membutuhkan makan. Menu makanan dipatok harga bervariasi, mulai sego kucing dengan lauk ayam Rp. 10 ribu, rempela ati Rp 8 ribu, telur bulat Rp 8 ribu dan telur dadar sama tongkol Rp 7 ribu. Untuk menu minuman juga bervariasi, mulai harga kopi Rp 3 ribu dan teh Rp 2 ribu.

 “Yang pernah kesini seperti Mas Juan Revi (mantan pemain Arema), bahkan teman – teman Panitia Pemilihan Kecamatan Pakisaji juga sering kesini,” tandasnya. (yon/yog/red)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Roadshow Film Komedi Horor Piye To Kih? Singgah di Malang, Antusiasme Penonton Warnai Meet and Greet

5 November 2026 - 07:48 WIB

Musisi Malang Mary Jona Bawa Aspirasi Ekonomi Kreatif Daerah ke Forum Dunia WCCE 2026

3 November 2026 - 17:45 WIB

Rayakan Anniversary, Jo Andi Persembahkan Lagu Cinta I’m Happy With You sebagai Kado Istimewa

2 November 2026 - 14:35 WIB

Sri Untari Ajak Gaungkan Kembali Indonesia Raya Tiga Stanza, Bukan Sekadar Lagu tetapi Doa untuk Bangsa

2 November 2026 - 12:25 WIB

Singo Play-On Jadi Panggung Bibit Muda Sepak Bola, Kapolresta Malang Kota Beri Dukungan

1 November 2026 - 22:59 WIB

PS Namoy Satukan Mini Soccer dan Hardcore Punk, Galang Donasi untuk Anak Penyintas Kanker

1 November 2026 - 22:04 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !