Warga Keluhkan Jalan Jurang Metro Licin Akibat Tumpahan Air Tahu, Sejumlah Pengendara Jatuh - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Jul 2026 16:47 WIB ·

Warga Keluhkan Jalan Jurang Metro Licin Akibat Tumpahan Air Tahu, Sejumlah Pengendara Jatuh


 Lokasi jurang yang sering terjadi laka.(ist) Perbesar

Lokasi jurang yang sering terjadi laka.(ist)

BACAMALANG.COM — Lokasi titik Jurang Metro, Jalan Raya Banjarsari – Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kembali memakan korban. Lokasi tersebut sering terjadi kemacetan dan banyak orang jatuh, penyebabnya sama: jalan licin akibat tumpahan air dari mobil pengangkut tahu.

Korban terbaru adalah Lidia. Ia terjatuh saat mengendarai motor menuju tempat kerja. “Dibawa ke RS Wava Husada,” tutur Anang, warga Turen, ayah Lidia kepada baacamalang, Senin [27/7/2026] pagi.

“Tujuan saya. Walau keluarga jadi korban tidak apa-apa. Semoga ini yang terakhir kali kejadian orang jatuh,” terangnya.

Menurutnya, air tahu dari truk sering tumpah saat kendaraan menurun di tikungan Jurang Metro.

“Mobil yang membawa tahu itu airnya tumpah pada saat menurun di tikungan. Tumpah di situ, akhirnya menjadikan permukaan jalan licin. Kalau pas ketahuan bisa dihindari, tapi kalau sudah gak ketahuan ya kadang dilewati aja,” katanya.

Diketahui, biasanya memang bak tempat tahu itu ada airnya penuh agar tahu tidak rusak. Karena ada goncangan dan goyangan membuat “kocak – kacik” kalau naik dan turun di jurang sehingga tertumpah ke bak mobil, selanjutnya turun ke jalan

Anang menyebut roda depan sepeda motor paling sering tergelincir, terutama saat posisi menurun dan pengendara sedang mengerem. Kejadian paling rawan terjadi pagi hari antara jam 5 sampai jam 6, sebelum matahari bersinar.

“Banyak saksi mata yang menyaksikan itu sering terjadi. Sudah beberapa terjadi kecelakaan seperti itu,” ujarnya.
Bahkan keluarga Anang sendiri juga pernah jadi korban.

Lokasi tersebut merupakan jalur vital. Setiap pagi dilalui warga yang berangkat kerja ke pabrik, anak sekolah, hingga pedagang tape.

“Tujuan mau berangkat kerja di suatu perusahaan,” begitu kronologi singkat korban Lidia kata Anang.

Keluhan warga soal jalan licin ini bukan baru sekali. “Banyak warga mengeluh jalan licin,” tulis warga lain, di grup medsos.

“Kita semua itu usaha untuk meningkatkan ekonomi, tapi kalau bisa jangan sampai merugikan orang lain,” kata Anang.

Ia berharap perusahaan pemilik mobil angkutan tahu bisa memberi perhatian. Salah satu solusinya, kata Anang, air tahu dikantongi terpal terlebih dahulu.

“Bisa dengan cara dikantongi terpal biar kalau air tumpah itu berada di dalam terpal. Nanti pada saat berada di jalan yang aman untuk membuangnya dibuang ke tempat yang aman. Sehingga tidak menimbulkan jalan itu licin kena tumpahan air tahu karena ada cuka nya,” jelasnya.

Warga berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait agar tidak ada lagi korban di titik Jurang Metro.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dari Uang Jajan yang Tipis Sampai Financial Freedom: Bagaimana Menaklukkan Tiap Fase Finansial Bagi Anak Muda?

27 Juli 2026 - 14:41 WIB

Protes Keras Frasa “Kami Bukan Londo Ireng”, Lintas Organisasi Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Damai di Bundara Tugu Malang

27 Juli 2026 - 14:13 WIB

Insan Pers Malang Raya Gelar Aksi Damai, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf atas Sebutan ‘Londo Ireng’

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Aksi “Kami Bukan Londo Ireng”, PFI Malang: Kemerdekaan Pers Tak Boleh Dibungkam

27 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kakak Beradik Asal Singaraja Kompak Sabet Medali Emas dan Perak Olimpiade Matematika Nasional FABI XV

27 Juli 2026 - 06:21 WIB

Dewi Pertiwi PSI Malang Raya Resmi Diperkenalkan, Kampanye Hidup Sehat Lewat Zumba Party

26 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !