BACAMALANG.COM — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bromo melibatkan berbagai unsur. Di tengah medan yang tidak mudah, para relawan turut menjadi garda terdepan dalam melakukan penyekatan hingga pemadaman api.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memberikan bingkisan kepada 50 relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla Bromo.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan, pemberian bingkisan tersebut merupakan bentuk apresiasi Bupati Malang kepada para relawan yang telah berjuang bersama petugas di lapangan.
“Bupati Malang menyampaikan terima kasih dan memberikan bingkisan sembako kepada para relawan atas perjuangan mereka dalam penanganan karhutla,” ujar Purwoto kepada BACAMALANG.COM, Minggu (16/8/2026).
Puluhan relawan tersebut berasal dari berbagai unsur, di antaranya Masyarakat Peduli Api (MPA), Paguyuban Jeep Bromo, Relawan Manggala Akni, serta Relawan Awangga Rescue.
Sebelumnya, Bupati Malang bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau kawasan bekas kebakaran Bromo pada Sabtu (15/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang didampingi Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudiyanta. Dari pihak TNBTS, rombongan mendapat penjelasan mengenai awal munculnya titik api yang diketahui berasal dari kawasan Bukit Bantengan, wilayah perbatasan Kabupaten Malang, Lumajang, dan Probolinggo.
Purwoto menegaskan, luas wilayah Malang yang terdampak kebakaran relatif kecil. Kondisi tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan petugas dan dukungan para relawan dalam melakukan penyekatan serta pemadaman.
“Wilayah Malang yang terbakar relatif kecil. Hal ini tidak lepas dari kesiapsiagaan TNBTS, BPBD Kabupaten Malang, dan para relawan yang bahu-membahu melakukan penyekatan dan pemadaman,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak tersebut berhasil mengendalikan pergerakan api sehingga tidak meluas ke arah barat kawasan Jemplang.
“Upaya bersama ini berhasil mencegah rambatan api agar tidak melebar ke arah sisi barat Jemplang,” pungkasnya.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































