BACAMALANG.COM — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diwujudkan dengan cara yang berbeda. Ribuan dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
Pesan tersebut dikemas dalam Jalan Sehat Kemerdekaan bertajuk “Bundling Sebar Bibit” yang berlangsung di Halipad UMM, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan diawali dengan senam bersama sebelum peserta mendapatkan pengarahan dan bersiap mengikuti rute jalan sehat. Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., kemudian secara simbolis menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan karyawan dan dosen sekaligus melepas peserta.
Sebanyak 200 bibit tanaman disiapkan panitia untuk dibagikan kepada peserta yang berhasil mencapai garis finis. Bibit tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai simbol peringatan kemerdekaan, tetapi benar-benar ditanam dan dirawat agar memberi manfaat bagi lingkungan.
Rektor UMM mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ungkapan rasa syukur keluarga besar UMM atas kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, perayaan kemerdekaan seharusnya tidak hanya diisi dengan kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan dan memberikan manfaat nyata.
“Semoga kita selalu diberi limpahan berkah dan rahmat dari Allah serta dapat menikmati kegiatan ini sebagai bagian dari rasa syukur kita,” ujarnya.
Menurut Nazaruddin, kegiatan bersama seperti jalan sehat juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sivitas akademika sekaligus membangun semangat UMM agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Konsep “Bundling Sebar Bibit” menjadi salah satu hal yang membedakan peringatan kemerdekaan UMM tahun ini. Aktivitas menjaga kebugaran dipadukan dengan gerakan sederhana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Tak hanya membawa pesan lingkungan melalui pembagian bibit, aksi nyata juga dilakukan sepanjang rute. Peserta diajak memunguti sampah yang ditemukan selama perjalanan.
Dengan demikian, jalan sehat tidak sekadar menjadi aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih dan sehat.
Suasana perayaan semakin semarak dengan pembagian doorprize bagi peserta. Berbagai hadiah disiapkan, mulai dari peralatan elektronik dan kebutuhan rumah tangga hingga hadiah utama berupa sepeda motor listrik.
Rangkaian peringatan kemerdekaan UMM juga berlanjut dengan berbagai perlombaan yang melibatkan sivitas akademika. Sejumlah permainan tradisional dan lomba kekompakan digelar, di antaranya panjat pohon pisang, cokot biskuit, estafet tepung, pimpong, dan estafet belut.
Panitia turut menyediakan layanan pemeriksaan serta pengobatan gratis bagi peserta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur kesehatan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Salah satu peserta, Khaeraatun Hisan, mahasiswa UMM, mengapresiasi konsep kegiatan tersebut. Menurutnya, perayaan kemerdekaan yang digelar UMM menunjukkan perhatian terhadap kesehatan sekaligus kelestarian lingkungan.
“UMM keren sekali karena tidak hanya peduli pada kesehatan, tetapi juga pada lingkungan dan bumi. Pada kesempatan kali ini seru sekali, banyak rangkaian acaranya juga,” pungkasnya.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































