Kebonagung Tempo Doeloe di Pakisaji Menjadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 1 Sep 2026 17:56 WIB ·

Kebonagung Tempo Doeloe di Pakisaji Menjadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal


 Festival Kebonagung Tempo Doeloe, di Dusun Krajan, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, menjadi wujud pelestarian budaya dan kearifan lokal, sekaligus menghadirkan kembali nuansa kehidupan tempo dahulu yang penuh dengan nilai sejarah, kebersamaan, dan kekayaan tradisi masyarakat. (IG Pakisaji) Perbesar

Festival Kebonagung Tempo Doeloe, di Dusun Krajan, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, menjadi wujud pelestarian budaya dan kearifan lokal, sekaligus menghadirkan kembali nuansa kehidupan tempo dahulu yang penuh dengan nilai sejarah, kebersamaan, dan kekayaan tradisi masyarakat. (IG Pakisaji)

BACAMALANG.COM – Pelestarian budaya dan kearifan lokal perlu dilakukan dengan menghadirkan kembali nuansa kehidupan tempo dahulu yang penuh dengan nilai sejarah, kebersamaan, dan kekayaan tradisi masyarakat.

Terkait hal ini, Camat Pakisaji, Taufik Nurahman, S.STP., M.AP, menghadiri kegiatan Festival Kebonagung Tempo Doeloe yang diselenggarakan di Dusun Krajan, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, belum lama ini.

Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian budaya dan kearifan lokal, sekaligus menghadirkan kembali nuansa kehidupan tempo dahulu yang penuh dengan nilai sejarah, kebersamaan, dan kekayaan tradisi masyarakat.

Camat Pakisaji, Taufik Nurahman, S.STP., M.AP, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kebonagung Tempo Doeloe ini bukan hanya hiburan. Ini adalah ruang untuk kita mengenalkan, menjaga, dan melestarikan budaya lokal kepada generasi mendatang. Nilai sejarah dan kebersamaan yang ada di dalamnya harus terus kita hidupkan agar tidak lekang oleh waktu,” ujar Taufik Nurahman, S.STP., M.AP, Selasa (2/9/2026).

Ia berharap kegiatan Kebonagung Tempo Doeloe dapat terus digelar secara rutin. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu memperkuat identitas desa sekaligus menjadi daya tarik wisata berbasis budaya.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan. Dengan begitu, warisan budaya kita tetap lestari dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Pakisaji,” pungkasnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rayakan Kemerdekaan RI ke-81, Jo Andi Nyanyikan “Berkati Indonesia” bersama 1000 Anak

30 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Ratusan Anak Antusias, Lomba Mewarnai Tugu Tirta Semarakkan HUT RI di MCC

29 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Aremania Singosari Akan Rayakan Usia ke-27, Teguhkan Semangat Persaudaraan dan Kepedulian

27 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Jo Andi Hadirkan “Pertolongan-Mu Tak Pernah Terlambat”, untuk Hati yang Sedang Menunggu Jawaban

27 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Abah Topan Meninggal Dunia, Panggung Komedi Kehilangan Ikon Jawa Timuran

27 Agustus 2026 - 19:27 WIB

KONI Kabupaten Malang Gaspol Gelar Porkab dan Target Runner Up di Porprov X Jatim

27 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !