Posko Peduli Flores Malang Raya Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 10 Sep 2026 11:50 WIB ·

Posko Peduli Flores Malang Raya Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT


 Para mahasiswa penerima bantuan bagi mahasiswa terdampak bencana dari Posko Peduli Flores Malang Raya. (Rohim Alfarizi) Perbesar

Para mahasiswa penerima bantuan bagi mahasiswa terdampak bencana dari Posko Peduli Flores Malang Raya. (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM — Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari Malang Raya. Posko Peduli Flores Malang Raya menyiapkan sedikitnya 3.000 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap kepada para mahasiswa asal wilayah terdampak yang sedang menempuh pendidikan di Malang.

Pada tahap pertama, sebanyak 210 paket sembako disalurkan khusus bagi mahasiswa asal tujuh kabupaten di Flores yang terdampak bencana.

Posko Peduli Flores Malang Raya berpusat di Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 22B, Klojen, Kota Malang. Setiap paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng, mi instan, telur, pasta gigi, sikat gigi, sabun, sampo, serta berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya.

Koordinator Posko Peduli NTT, George Da Silva, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui organisasi daerah (orda) masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bantuan berlangsung tertib, merata, dan tepat sasaran.

«“Untuk tahap pertama kami menyiapkan 210 paket. Bantuan ini dibagikan kepada mahasiswa yang kuliah di Malang dari tujuh wilayah terdampak melalui organisasi daerah masing-masing,” ujar George.»

Untuk memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak, posko menerapkan proses verifikasi identitas. Setiap penerima wajib datang secara langsung dengan membawa KTP dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) asli.

Pengambilan bantuan tidak dapat diwakilkan dan hanya diberikan kepada mahasiswa yang namanya telah tercatat dalam data resmi organisasi daerah masing-masing.

Penyaluran paket sembako berlangsung selama tiga hari, mulai pukul 15.30 hingga 19.00 WIB.

Pada Rabu, 9 September 2026, penyaluran diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka (Maumere), dan Kabupaten Nagekeo.

Kemudian pada Kamis, 10 September 2026, bantuan diberikan kepada mahasiswa asal Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara pada Jumat, 11 September 2026, giliran mahasiswa asal Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat yang menerima bantuan.

George menjelaskan, keterbatasan jumlah paket pada tahap awal membuat pihaknya harus melakukan seleksi berdasarkan data dan tingkat kebutuhan masing-masing penerima.

“Kami berupaya agar bantuan yang tersedia benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.

Gerakan kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Forum Pemuda NTT (FP NTT) Malang Raya, Paguyuban Sesepuh NTT Malang Raya, dan Flobamora Batu.

Selain menyalurkan bantuan, Posko Peduli Flores Malang Raya juga membuka ruang bagi masyarakat dan para donatur yang ingin ikut membantu meringankan beban warga terdampak bencana.

Informasi mengenai kegiatan dan perkembangan penyaluran bantuan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @fpnttmalangraya, dengan semangat solidaritas #BakuLihatBakuJagaBakuSayang.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian Awak Kapal dan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Masih Nihil

9 September 2026 - 19:37 WIB

Festival Ngoyek di Sukolilo Wajak, Pererat Silaturahmi dan Dongkrak Perekonomian Warga

9 September 2026 - 17:28 WIB

Refleksi Haornas dari Perspektif Disabilitas, Menegakkan Inklusi di Arena Olahraga

9 September 2026 - 17:19 WIB

Suara Dentuman Misterius Viral Di Malang Raya, BMKG: Bukan Gempa Tektonik, Dugaan Ke Arah Aktivitas Gunung Semeru

9 September 2026 - 12:05 WIB

Disaksikan Ribuan Gen 26, UMM Tegaskan Transformasi Kampus dari Pusat Ilmu Menjadi Pencipta Solusi

9 September 2026 - 10:45 WIB

Resmi Dicatat Kementerian Hukum, Buku Dosen UWG Angkat Relevansi Pancasila di Era AI

8 September 2026 - 18:09 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !