BACAMALANG.COM — Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari Malang Raya. Posko Peduli Flores Malang Raya menyiapkan sedikitnya 3.000 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap kepada para mahasiswa asal wilayah terdampak yang sedang menempuh pendidikan di Malang.
Pada tahap pertama, sebanyak 210 paket sembako disalurkan khusus bagi mahasiswa asal tujuh kabupaten di Flores yang terdampak bencana.
Posko Peduli Flores Malang Raya berpusat di Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 22B, Klojen, Kota Malang. Setiap paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng, mi instan, telur, pasta gigi, sikat gigi, sabun, sampo, serta berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya.
Koordinator Posko Peduli NTT, George Da Silva, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui organisasi daerah (orda) masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bantuan berlangsung tertib, merata, dan tepat sasaran.
«“Untuk tahap pertama kami menyiapkan 210 paket. Bantuan ini dibagikan kepada mahasiswa yang kuliah di Malang dari tujuh wilayah terdampak melalui organisasi daerah masing-masing,” ujar George.»
Untuk memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak, posko menerapkan proses verifikasi identitas. Setiap penerima wajib datang secara langsung dengan membawa KTP dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) asli.
Pengambilan bantuan tidak dapat diwakilkan dan hanya diberikan kepada mahasiswa yang namanya telah tercatat dalam data resmi organisasi daerah masing-masing.
Penyaluran paket sembako berlangsung selama tiga hari, mulai pukul 15.30 hingga 19.00 WIB.
Pada Rabu, 9 September 2026, penyaluran diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka (Maumere), dan Kabupaten Nagekeo.
Kemudian pada Kamis, 10 September 2026, bantuan diberikan kepada mahasiswa asal Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur.
Sementara pada Jumat, 11 September 2026, giliran mahasiswa asal Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat yang menerima bantuan.
George menjelaskan, keterbatasan jumlah paket pada tahap awal membuat pihaknya harus melakukan seleksi berdasarkan data dan tingkat kebutuhan masing-masing penerima.
“Kami berupaya agar bantuan yang tersedia benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.
Gerakan kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Forum Pemuda NTT (FP NTT) Malang Raya, Paguyuban Sesepuh NTT Malang Raya, dan Flobamora Batu.
Selain menyalurkan bantuan, Posko Peduli Flores Malang Raya juga membuka ruang bagi masyarakat dan para donatur yang ingin ikut membantu meringankan beban warga terdampak bencana.
Informasi mengenai kegiatan dan perkembangan penyaluran bantuan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @fpnttmalangraya, dengan semangat solidaritas #BakuLihatBakuJagaBakuSayang.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































