Dari Foto Pasar Gadang, Wali Kota Malang Bicara tentang Perubahan Kota dan Cerita di Balik Sebuah Karya - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Sep 2026 20:53 WIB ·

Dari Foto Pasar Gadang, Wali Kota Malang Bicara tentang Perubahan Kota dan Cerita di Balik Sebuah Karya


 Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM (baju biru), didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang  Muhammad Nur Widianto, S.Sos dan Ketua PFI Malang Darmono meninjau foto-foto  “Tanah, Pangan dan Harapan” yang dipamerkan di Galeri Kayutangan, Kota Malang, Sabtu (29/6/2026). (Dok PFI Malang) Perbesar

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM (baju biru), didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang Muhammad Nur Widianto, S.Sos dan Ketua PFI Malang Darmono meninjau foto-foto “Tanah, Pangan dan Harapan” yang dipamerkan di Galeri Kayutangan, Kota Malang, Sabtu (29/6/2026). (Dok PFI Malang)

BACAMALANG.COM — Sebuah foto tidak hanya merekam apa yang terlihat. Di dalamnya, tersimpan cerita tentang manusia, ruang, perubahan, bahkan perjalanan sebuah kota.

Hal itu terlihat saat Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM mengunjungi pameran fotografi “Tanah, Pangan dan Harapan” Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang, Sabtu (26/9/2026) di Gedung Parkir yang disulap menjadi Galeri Kayutangan tersebut. Saat berdiskusi mengenai sejumlah karya yang dipamerkan, Wali Kota mengaitkan fotografi dengan perubahan yang terjadi di Kota Malang, salah satunya melalui karya yang merekam kawasan Pasar Gadang.

Wali Kota kemudian menceritakan pengalamannya ketika masih menjadi Camat Tajinan sekitar dua dekade lalu. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari cara pandangnya saat melihat persoalan Pasar Gadang.

Menurutnya, sebuah foto dapat menjadi medium untuk melihat kembali bagaimana sebuah tempat berkembang dari waktu ke waktu. Foto tidak sekadar menunjukkan kondisi sebuah lokasi, tetapi juga dapat menghadirkan konteks dan cerita di balik perubahan tersebut.

“Foto tentang Pasar Gadang menjadi menarik, karena ditampilkan dalam angle yang berbeda dan tidak biasa di media-media, apalagi di sini ada before dan after-nya” ungkap Wali Kota.

Oleh karena itu, ketika kemudian menjadi wali kota Malang, ia mengaku kerap menerima masukan masyarakat mengenai kondisi Pasar Gadang, termasuk melalui media sosial.

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM (tengah), bersama peserta diskusi pameran foto “Tanah, Pangan dan Harapan” di Galeri Kayutangan, Kota Malang, Sabtu (29/6/2026). (Dok PFI Malang)

“Ini dari permintaan juga. Dari banyak orang-orang yang selalu saya temui, ketemu di mana-mana, di media sosial saya. Selalu banyak masalah Pasar Gadang,” ujarnya.

Bagi Wali Kota, karya fotografi yang merekam sebuah tempat seperti Pasar Gadang dapat menjadi cara untuk melihat perjalanan sebuah kawasan secara lebih utuh. Kondisi masa lalu dan perubahan yang terjadi kemudian menjadi bagian dari cerita yang dapat dibaca melalui visual.

Ia menilai kekuatan fotografi terletak pada kemampuan fotografer menghadirkan sudut pandang yang tidak selalu terlihat dalam pemberitaan sehari-hari.

Menurutnya, sudut pandang tersebut membuat penonton tidak berhenti pada apa yang terlihat secara visual. Sebaliknya, sebuah foto dapat mendorong orang untuk bertanya dan mencari tahu cerita yang ada di baliknya.

Pandangan serupa ia sampaikan ketika melihat sejumlah karya lain dalam pameran. Salah satunya foto yang menggambarkan kehidupan sebuah keluarga di dalam rumah.

Dari elemen-elemen sederhana yang hadir dalam foto, Wali Kota melihat adanya cerita mengenai kehidupan, identitas, hingga nasionalisme. Baginya, fotografer mampu menghadirkan cerita tanpa harus menjelaskan semuanya melalui teks.

“Yang tidak biasa ini menjadi sesuatu yang menarik. Yang tidak bisa kita lihat semua, yang tidak biasa tapi tampilannya juga membuat orang pertama ini melihat, ingin langsung kemudian berpikir,” ujarnya.

Pameran PFI Malang tahun ini mengangkat tema “Tanah, Pangan, dan Harapan”. Tema tersebut juga menjadi ruang untuk melihat berbagai persoalan masyarakat melalui perspektif fotografi, mulai dari tanah dan pangan hingga harapan yang tumbuh di tengah perubahan zaman.

Wali Kota menilai tema tersebut relevan dengan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, termasuk keterbatasan tanah, persoalan pangan, serta harapan terhadap masa depan.

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, saat mengikuti diskusi pameran foto “Tanah, Pangan dan Harapan” di Galeri Kayutangan, Kota Malang, Sabtu (29/6/2026). (Dok PFI Malang)

Melalui kunjungannya, Wali Kota berharap pameran fotografi seperti yang digelar PFI Malang dapat terus berkembang dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Baginya, ketika sebuah karya mampu menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, fotografi tidak hanya menjadi karya visual, tetapi juga menjadi medium untuk memahami perubahan di sekitar.

Diskusi pada hari ketiga tersebut menghadirkan Kurator Pameran, Idealita Ismanto serta perwakilan pameris Suci rahayu (Kompas.com) dan Muhammad Firman (Malang Posco Media). Diskusi dihadiri sejumlah photography enthusiasts dari berbagai kalangan dan masyarakat umum, termasuk perwakilan Astragraphia sebagai salah satu pendukung utama pameran.

Pameran fotografi PFI Malang berlangsung hingga Minggu (27/9/2026), dan dapat dinikmati secara gratis mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polda Jatim Kunjungi Korban Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Pastikan Pendampingan dan Proses Hukum

26 September 2026 - 18:24 WIB

BAZNAS-BPBD Kirim 5.000 Liter Air Bersih, Warga Arjosari Kalipare Terbantu Hadapi Kekeringan

26 September 2026 - 16:35 WIB

“Lapas Malang Mendengar”, Kalapas Serap Aspirasi Warga Binaan Lewat Kuesioner

26 September 2026 - 14:34 WIB

Curanmor Masuk Kampus, Motor Mahasiswi Dirampas Saat Hendak Pulang Kuliah

26 September 2026 - 11:02 WIB

Satreskrim Polres Malang Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim, Diisi Doa dan Santunan

26 September 2026 - 09:43 WIB

UB dan MAN 2 Kota Malang Ukir Prestasi di ISFO OJK 2026, Bawa Nama Malang Raya ke Level Nasional

25 September 2026 - 20:37 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !