BACAMALANG.COM – Suasana pagi yang relatif sepi kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Di sisi lain, kelalaian saat meninggalkan rumah juga berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat Kota Malang pun diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dua ancaman tersebut.
Pesan itu disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS saat mengikuti kegiatan Sholat Subuh Keliling (Suling) bersama masyarakat di Masjid Panglima Besar Jenderal Soedirman, Jalan Tumenggung Suryo, kawasan Rampal, Kelurahan Celaket, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polresta Malang Kota.
Danang mengatakan, Subuh Keliling tidak sekadar menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjalankan ibadah bersama, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk memperkuat keamanan lingkungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, yang mendorong kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.
“Polisi harus selalu dekat dengan masyarakat selama 24 jam. Melalui Subuh Keliling, kami ingin membangun komunikasi yang baik, menyerap aspirasi warga, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama,” ujar Danang.
Waspadai Kejahatan saat Aktivitas Belum Ramai
Danang mengingatkan, kondisi jalan yang masih lengang pada pagi hari tidak boleh membuat masyarakat merasa sepenuhnya aman. Situasi tersebut justru perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang harus bepergian seorang diri sebelum aktivitas kota meningkat.
Pengendara sepeda motor yang melintas di jalur minim aktivitas diminta tetap waspada terhadap potensi penjambretan maupun tindak kriminalitas lainnya.
“Jangan sampai suasana yang sepi membuat kita lengah. Pelaku kejahatan bisa memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan penjambretan maupun perampokan, terutama terhadap pengendara sepeda motor yang melintas sendirian di jalan yang minim aktivitas,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya perempuan yang berbelanja pada pagi hari, agar memperhatikan keamanan barang bawaan dan menghindari penggunaan perhiasan secara berlebihan ketika beraktivitas di luar rumah.
Warga disarankan memilih jalur yang aman, memperhatikan kondisi sekitar, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada masyarakat yang hendak menyetorkan atau menarik uang tunai dalam jumlah besar di bank. Untuk meminimalkan risiko menjadi sasaran kejahatan, warga dapat berkoordinasi dengan kepolisian guna mendapatkan layanan pengawalan.
“Apabila membutuhkan pengawalan saat membawa uang dalam jumlah besar, silakan berkoordinasi dengan kepolisian. Kami siap membantu sebagai bagian dari pelayanan untuk memberikan rasa aman,” ungkapnya.
Cek Kompor dan Instalasi Listrik Sebelum Bepergian
Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, Danang mengingatkan warga agar tidak mengabaikan potensi kebakaran, terutama di tengah musim kemarau panjang.
Ia meminta masyarakat memastikan kompor, instalasi gas, regulator, dan sambungan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Pemeriksaan sederhana tersebut penting dilakukan untuk mencegah kebocoran gas atau korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran. Risiko semakin besar apabila api merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman padat.
“Pastikan kompor dan instalasi gas dalam keadaan aman, tidak terdapat kebocoran, serta periksa regulator dan sambungan listrik, termasuk colokan yang berpotensi menimbulkan korsleting,” jelas Danang.
Kewaspadaan juga perlu diterapkan ketika membersihkan pekarangan atau membuang sampah. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, khususnya di area yang berdekatan dengan rumah dan permukiman.
“Api yang tidak terkendali berisiko meluas dan membahayakan keselamatan warga,” pungkasnya.
Apabila menemukan gangguan keamanan atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri melalui nomor 110 atau menghubungi Jogo Malang di 0811-1272-000.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polresta Malang Kota berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat. Kewaspadaan pribadi, kepedulian terhadap kondisi sekitar, dan komunikasi aktif dengan kepolisian menjadi bagian penting untuk mencegah tindak kriminalitas maupun kebakaran sejak dini.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Imam Muchlis



















































