Kemarau Belum Usai, Ratusan KK di Ketindan Masih Menanti Pasokan Air Bersih - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 24 Okt 2026 16:11 WIB ·

Kemarau Belum Usai, Ratusan KK di Ketindan Masih Menanti Pasokan Air Bersih


 Warga RW 07 Tegalrejo, Ketindan, Lawang, antusias menerima bantuan air bersih 1 tangki dengan kapasitas 10.000 liter. (ist) Perbesar

Warga RW 07 Tegalrejo, Ketindan, Lawang, antusias menerima bantuan air bersih 1 tangki dengan kapasitas 10.000 liter. (ist)

BACAMALANG.COM – Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih warga Kabupaten Malang. Di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, sekitar 500 kepala keluarga (KK) di RW 07 Tegalrejo mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebagai upaya penanganan darurat, bantuan air bersih sebanyak satu tangki berkapasitas 10.000 liter disalurkan kepada warga pada Jumat (23/10/2026). Bantuan dari PT SIAP tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat yang terdampak.

Krisis air bersih tidak hanya terjadi di Desa Ketindan. Warga Desa Wonorejo yang berbatasan langsung dengan Ketindan juga menghadapi persoalan serupa akibat menurunnya ketersediaan air selama musim kemarau.

Founder Lawang Netizen, Bastian Nova Pratama, mengatakan kemarau panjang menyebabkan debit sumber air turun drastis hingga tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia berharap hujan segera turun dengan intensitas yang memadai agar ketersediaan air kembali meningkat.

“Semoga lekas turun hujan dengan intensitas yang agak lumayan, biar debit air bisa mencukupi kebutuhan air masyarakat,” ujar Bastian kepada BACAMALANG.COM, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Bastian, pemerintah desa telah berupaya mengatasi kondisi tersebut dengan membeli sejumlah tangki air bersih dari wilayah Prigen. Air kemudian didistribusikan ke beberapa titik untuk membantu warga yang kesulitan memperoleh pasokan air.

Meski demikian, distribusi air melalui tangki dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan dalam jangka panjang. Langkah tersebut masih bersifat sementara dan bergantung pada kebutuhan serta ketersediaan bantuan.

Karena itu, diperlukan penanganan berkelanjutan agar krisis serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau. Sejumlah langkah yang dapat dilakukan antara lain memperbaiki dan merawat jaringan pipa air, memperkuat sumber mata air, membangun tandon penampungan komunal, serta menyiapkan sistem distribusi alternatif ketika debit sumber air menurun.

Bastian berharap penanganan krisis air bersih tidak hanya dilakukan saat kondisi darurat. Antisipasi perlu dipersiapkan sejak dini melalui kolaborasi masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah.

Dengan perencanaan yang matang serta pengelolaan sumber air yang berkelanjutan, kebutuhan dasar masyarakat diharapkan tetap terpenuhi meski kemarau panjang melanda.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cegah Kriminalitas, Polres Malang Gencarkan Patroli di Bank hingga Permukiman

24 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Hari Dokter Nasional 2026, Pengamat Soroti Ketimpangan Dokter dan Tantangan Layanan Kesehatan di Malang Raya

24 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Lawang Netizen Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Terdampak Karhutla Arjuno Terbantu

24 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Spiritual dan Kepedulian Sosial, Satreskrim Polres Malang Santuni Anak Yatim

24 Oktober 2026 - 04:56 WIB

Green Policing Polresta Malang Kota, Tanam Sukun dan Mangga di Taman Singha Merjosari

23 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Rotasi dan Pengisian Jabatan ASN Pemkot Malang, Wahyu Minta Pejabat Responsif

23 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !