Bulan Bahasa SMPK St. Antonius Kalipare, Siswa Diajak Berani Menulis Lewat Pentigraf - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 28 Okt 2026 11:35 WIB ·

Bulan Bahasa SMPK St. Antonius Kalipare, Siswa Diajak Berani Menulis Lewat Pentigraf


 Dr. Agustinus Indradi, M.Pd., dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Widya Karya Malang, sebagai narasumber. (ist) Perbesar

Dr. Agustinus Indradi, M.Pd., dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Widya Karya Malang, sebagai narasumber. (ist)

BACAMALANG.COM – SMPK St. Antonius Kalipare, Kabupaten Malang, mengajak peserta didik memperkuat budaya literasi melalui kegiatan Bulan Bahasa dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, meningkatkan minat baca, sekaligus melatih keberanian siswa menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah menghadirkan Dr. Agustinus Indradi, M.Pd., dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Widya Karya Malang, sebagai narasumber.

Agustinus memberikan materi tentang pentingnya bahasa, budaya membaca, serta keterampilan menulis sebagai bagian dari pengembangan literasi di kalangan pelajar.

Kepala SMPK St. Antonius Kalipare, Yulius Sutrisno, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak.

Menurutnya, kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan kemampuan berbahasa dan kebiasaan membaca. Berdasarkan pengamatan sekolah, kemampuan peserta didik dalam menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar masih perlu ditingkatkan. Hal tersebut juga menjadi perhatian berdasarkan hasil rapor pendidikan tahun ini.

“Melalui kegiatan Bulan Bahasa ini, kami berharap kemampuan literasi peserta didik semakin berkembang. Selain itu, anak-anak juga diharapkan semakin mencintai bahasa Indonesia dan budaya bangsa,” ujar Yulius.

Ia menambahkan, kemampuan berbahasa tidak hanya berkaitan dengan keterampilan berbicara dan menulis, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter. Penggunaan bahasa yang baik dapat mendukung pembiasaan tata krama, kesantunan, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diikuti sekitar 102 peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Seluruh guru SMPK St. Antonius Kalipare turut hadir untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menulis Bukan Sekadar Bakat

Dalam pemaparannya, Agustinus menegaskan bahwa membangun budaya literasi tidak cukup hanya dengan membiasakan siswa membaca. Mereka juga perlu didorong agar berani mengungkapkan gagasan, pengalaman, dan imajinasi melalui tulisan.

Menurutnya, keterampilan menulis dapat dipelajari dan dikembangkan melalui kebiasaan membaca, pengamatan terhadap lingkungan, serta latihan secara konsisten.

Ia menjelaskan, terdapat tiga modal penting dalam proses belajar, yakni pendengaran, penglihatan, dan perhatian. Ketiganya membantu seseorang menerima informasi, memahami lingkungan, serta mengolah pengalaman menjadi gagasan yang dapat dituangkan dalam tulisan.

Agustinus juga menekankan bahwa tulisan memiliki kemampuan melintasi ruang dan waktu. Melalui karya tulis, gagasan dan peristiwa dari masa lalu tetap dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Ia mencontohkan penyair Chairil Anwar yang namanya tetap dikenal melalui karya-karyanya. Hal ini menunjukkan bahwa tulisan dapat menjadi sarana untuk mewariskan pemikiran dan gagasan kepada masyarakat luas.

Pesan tersebut diharapkan mampu memotivasi peserta didik agar tidak menganggap menulis sebagai kegiatan yang sulit atau hanya bisa dilakukan oleh orang-orang berbakat.

Kenalkan Pentigraf, Latih Kreativitas Siswa

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan Bulan Bahasa tersebut adalah pentigraf, singkatan dari cerpen tiga paragraf.

Bentuk cerita pendek ini diperkenalkan sebagai metode latihan untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan siswa menyusun cerita secara ringkas dan terstruktur.

Agustinus menjelaskan, pentigraf tetap memiliki unsur-unsur cerita, seperti tokoh, penokohan, alur, latar, tema, dan pesan. Seluruh unsur tersebut dirangkai dalam tiga paragraf.

Paragraf pertama berfungsi mengenalkan tokoh dan situasi cerita. Paragraf kedua memuat persoalan atau konflik, sedangkan paragraf ketiga berisi penyelesaian atau akhir cerita.

Untuk memudahkan proses belajar, siswa diajak menggali inspirasi dari pengalaman sehari-hari, baik di rumah, sekolah, lingkungan pertemanan, maupun kehidupan keluarga.

Agustinus memberikan sejumlah contoh cerita, di antaranya pengalaman salah masuk kelas, membantu orang tua di sawah, serta kotak pensil pemberian ayah.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa peristiwa sederhana di sekitar siswa dapat dikembangkan menjadi cerita yang menarik dan mengandung pesan.

Membaca dan Mengamati Jadi Sumber Inspirasi

Selain berlatih menulis, Agustinus mengingatkan pentingnya membaca sebagai sumber pengetahuan dan pengalaman bagi seorang penulis.

Melalui kegiatan membaca, siswa dapat memperkaya kosakata, memperluas wawasan, serta menemukan sudut pandang baru untuk dikembangkan menjadi tulisan.

Ia juga mengajak peserta didik membangun kebiasaan mengamati benda, orang, dan berbagai peristiwa di lingkungan sekitar. Hasil pengamatan tersebut dapat digunakan untuk menciptakan tokoh, menyusun konflik, hingga menentukan akhir cerita.

Dalam proses kreatif tersebut, Agustinus menekankan empat unsur penting, yakni pengalaman, imajinasi, kemampuan menulis, dan keberanian.

Keberanian menjadi salah satu kunci karena penulis pemula tidak perlu menunggu hingga mampu menghasilkan tulisan yang sempurna. Kemampuan menulis justru akan berkembang melalui latihan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar.

Siswa Ditantang Menghasilkan Karya Mandiri

Sebagai tindak lanjut materi, peserta didik mendapatkan tugas membuat pentigraf berdasarkan pengalaman sehari-hari bersama teman atau keluarga.

Karya tersebut harus ditulis secara mandiri tanpa menggunakan ChatGPT atau aplikasi sejenis. Ketentuan ini dimaksudkan untuk mendorong siswa mengembangkan gagasan, mengolah pengalaman, dan melatih keterampilan menulis dengan kemampuan sendiri.

Dalam tugas tersebut, paragraf pertama ditentukan sepanjang dua hingga empat kalimat, paragraf kedua tiga hingga lima kalimat, dan paragraf ketiga dua hingga empat kalimat.

Melalui latihan ini, siswa diharapkan mampu menerapkan materi yang telah dipelajari sekaligus membangun kepercayaan diri dalam menghasilkan karya tulis.

Kegiatan Bulan Bahasa tersebut menjadi salah satu upaya SMPK St. Antonius Kalipare dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kebiasaan membaca, keberanian menulis, serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya bangsa.

Pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah bahwa menulis bukan semata-mata persoalan bakat, melainkan keterampilan yang dapat diasah melalui latihan dan kebiasaan.

Dengan membiasakan diri membaca, mengamati lingkungan, mengolah pengalaman, dan berani menuangkan gagasan, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi kreatifnya sejak dini.

“Menulis bukan semata-mata soal bakat, melainkan keterampilan yang perlu dilatih. Langkah pertama untuk menjadi penulis adalah berani mulai menulis,” demikian pesan literasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Pewarta/Editor: Imam Muchlis

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Seniman KBUSR Menggugat Pengertian Museum

28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Raih 10 Emas, MTs Al-Hidayah Wajak Juara Umum Porseni KKM An-Nur Bululawang 2026

27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Jo Andi Rilis Lagu Selamat Ulang Tahun, Persembahan Cinta untuk Orang Terkasih

26 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Cetak Sejarah di Batu Championship 3, Kakak-Adik Mahasiswa UM Borong Emas Kelas C

26 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Flanella Rayakan 26 Tahun Perjalanan Musik, Rilis Single Bareng Aldy Taher dan Ustaz Derry

25 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Reth Debut Lewat “Love Isn’t Real”, Angkat Kisah Patah Hati dan Ilusi Cinta

25 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !