Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Kapolres Batu Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota yang Salahgunakan Wewenang - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Okt 2026 07:29 WIB ·

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Kapolres Batu Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota yang Salahgunakan Wewenang


 Kapolres Baru, AKBP Panji Gedhe Prabawa, S.H., S.I.K., M.A.P saat bertindak sebagai Irup dimulainya Operasi Patuh Semeru 2026, saat Apel Gelar Pasukan. (Yan) Perbesar

Kapolres Baru, AKBP Panji Gedhe Prabawa, S.H., S.I.K., M.A.P saat bertindak sebagai Irup dimulainya Operasi Patuh Semeru 2026, saat Apel Gelar Pasukan. (Yan)

BACAMALANG.COM – Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa menegaskan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Semeru 2026 harus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai aturan. Ia mengingatkan agar tidak ada anggota yang menyalahgunakan kewenangan, khususnya dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.

Penegasan tersebut disampaikan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026 di Lapangan Mapolres Batu, Senin (26/10/2026). Dalam kegiatan itu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, S.H., S.I.K., M.A.P., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menandai dimulainya operasi kepolisian yang berlangsung selama 14 hari, hingga 8 November 2026.

Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”. Pelaksanaannya difokuskan pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya, khususnya di wilayah Kota Batu.

Kapolres Batu menyampaikan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat merupakan tugas pokok kepolisian. Upaya tersebut juga mencakup terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Tidak terkecuali Kamseltibcar Lantas melalui Operasi Patuh Semeru 2026,” ujarnya.

Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Meningkat

Pelaksanaan operasi ini turut dilatarbelakangi peningkatan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim yang disampaikan dalam apel, sepanjang Januari hingga September 2026, angka kecelakaan lalu lintas meningkat 23 persen atau bertambah 4.766 kasus dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sementara itu, angka pelanggaran lalu lintas juga mengalami kenaikan sebesar 25 persen, dengan tambahan 94.895 pelanggaran.

Menurut AKBP Panji, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan memerlukan langkah konkret dari seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.

“Data ini menjadi dasar dilaksanakannya Operasi Patuh Semeru 2026 di wilayah Jawa Timur. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, termasuk korban meninggal dunia dan luka berat,” ungkapnya.

Penindakan Harus Profesional dan Humanis

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Semeru 2026 menerapkan tiga pendekatan, yakni preventif sebesar 50 persen, preemtif 20 persen, dan represif 30 persen.

Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Kapolres Batu menekankan bahwa kewenangan penindakan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi ataupun mencari-cari kesalahan pengendara.

“Kami tegaskan kepada seluruh personel agar tidak ada penyalahgunaan wewenang, seperti melakukan tilang manual hanya untuk mencari kesalahan pengendara. Gunakan hati nurani dan profesionalisme dalam bertugas. Bila ditemukan pelanggaran atau oknum yang menyimpang, sanksi tegas akan diberikan tanpa kompromi,” tegasnya.

Ia juga meminta personel mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Penindakan hukum ditempatkan sebagai langkah lanjutan apabila pendekatan persuasif tidak berjalan efektif, dengan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku.

Menurutnya, pendekatan humanis harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama, bukan sekadar untuk menghindari sanksi.

Libatkan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah

Selain menekankan profesionalisme anggota, AKBP Panji mendorong penguatan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas instansi akan diwujudkan melalui kegiatan bersama, terutama di ruas jalan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kecelakaan dan pelanggaran tinggi.

“Sinergitas lintas instansi tidak boleh sebatas ditunjukkan saat apel gelar pasukan, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kota Batu,” tuturnya.

Kapolres berharap pelaksanaan operasi tidak hanya menghasilkan penurunan angka pelanggaran, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.

Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi tujuan utama Operasi Patuh Semeru 2026. Karena itu, seluruh personel diminta bekerja optimal dengan mengedepankan integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Operasi ini merupakan ikhtiar kemanusiaan. Kita ingin menyelamatkan masyarakat Kota Batu agar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Saya berharap seluruh personel dapat bekerja secara optimal dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas,” pungkasnya.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Temu Anak Kota Malang Dorong Generasi Muda Berani Bersuara dan Cegah Perundungan

27 Oktober 2026 - 09:14 WIB

HMI FISIP Unair Soroti Rentetan Bencana, Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

27 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Polisi Tegaskan Penindakan Tetap Humanis

26 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Satreskrim Polres Batu Periksa Terlapor Dugaan Penipuan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun

26 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Lima Hari Tak Pulang, IRT di Kepanjen Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

26 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kapolresta Malang Kota Ajak Jemaat Gereja Waspadai Hoaks hingga Kejahatan

26 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !