BACAMALANG.COM – Pencarian selama tiga hari terhadap Saimin, warga Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, berakhir duka. Lansia yang dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi ke sawah itu ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di lereng sungai, Kamis (5/11/2026) pagi. Nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Saimin ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di lokasi yang berjarak kurang lebih 500 meter dari titik terakhir dirinya terlihat oleh warga. Penemuan tersebut mengakhiri upaya pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan, BPBD, kepolisian, TNI, Perhutani, serta masyarakat setempat.
Kapolsek Kasembon AKP Sugihartono menjelaskan, saat ditemukan, korban mengalami luka lecet di bagian bahu kiri dan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Berdasarkan dugaan sementara, korban terpeleset hingga terjatuh ke lereng sungai. Petugas bersama tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Sugihartono.
Meski telah dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan, korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Berawal dari Pergi ke Sawah
Peristiwa ini bermula pada Selasa (3/11/2026) pagi. Saat itu, Saimin berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sawah di kawasan Dusun Pait Utara dengan mengendarai sepeda motor.
Setibanya di lokasi, korban memarkirkan kendaraannya di sebuah gubuk dekat area persawahan. Karena pergi ke sawah merupakan rutinitas sehari-hari, keluarga awalnya tidak menaruh kecurigaan.
Namun, hingga sore hari, Saimin tak kunjung kembali ke rumah. Sekitar pukul 17.00 WIB, anak korban memutuskan menyusul ke sawah untuk mencari keberadaannya.
Sesampainya di lokasi, sang anak hanya mendapati sepeda motor milik ayahnya masih terparkir di dekat gubuk. Sementara itu, keberadaan Saimin tidak diketahui.
Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 18.00 WIB, sejumlah warga mulai menyisir area yang diduga menjadi jalur terakhir korban.
Sempat Terlihat di Kawasan Hutan
Dalam proses pencarian, anak korban bertemu dengan dua warga, Jianto dan Priyono. Keduanya memberikan informasi mengenai keberadaan Saimin sebelum dinyatakan hilang.
Salah seorang warga mengaku sempat melihat korban berjalan menuju kawasan hutan mahoni. Sementara itu, warga lainnya terakhir bertemu dengan Saimin di area hutan kopi yang mengarah ke kawasan hutan mahoni.
Kawasan tersebut diperkirakan berjarak sekitar tiga kilometer dari tempat sepeda motor korban diparkir. Saat lokasi itu didatangi, Saimin sudah tidak ditemukan.
Kekhawatiran keluarga semakin meningkat lantaran korban diketahui memiliki riwayat mudah lupa. Kondisi tersebut diduga berpotensi membuatnya kehilangan arah ketika berada di kawasan persawahan hingga hutan.
Pencarian pun terus dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan di lereng sungai pada Kamis pagi. Sayangnya, setelah melalui proses evakuasi, Saimin meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Peristiwa ini meninggalkan duka bagi keluarga dan warga Desa Pait yang turut membantu pencarian sejak korban pertama kali dilaporkan hilang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































