HPS Wajak Terancam Tutup, Begini Tanggapan Ketua Pokdarwis - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 23 Feb 2021 17:07 WIB ·

HPS Wajak Terancam Tutup, Begini Tanggapan Ketua Pokdarwis


 HPS Wajak Terancam Tutup, Begini Tanggapan Ketua Pokdarwis Perbesar

BACAMALANG.COM – Wisata Hutan Pinus Semeru (HPS) di Desa Sumber Putih Kecamatan Wajak Kabupaten Malang terancam tutup.

“Wisata HPS saat ini terancam tutup karena sepinya pengunjung. Diharapkan untuk dinas terkait membantu mencari solusi agar wisata Kami ini kembali bisa beroperasi seperti sediakala,” tutur
Ketua Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Fathur Rozi Zainul Ansori, Selasa (23/2/2021).

Seperti diketahui, desa ini memiliki wisata Hutan Pinus Semeru yang mempunyai pemandangan eksotis. Wisata yang sempat viral kini seakan sudah tak terdengar lagi gaung suaranya.

Sepi Pengunjung

Wisata HPS dikenal oleh wisatawan sampai ke manca negara yang berkunjung membuat wisata ini banyak didatangi turis. Keindahan alam menjadi daya tarik sendiri untuk wisatawan dan kesunyian di area lokasi menjadikan wisatawan seolah dihipnotis dan merasa betah tidak mau untuk pulang.

Dengan luas tanah 8 hektar, kini wisata yang bernama HPS terancam mati dan tidak ada pengunjung yang berkunjung di area wisata Hutan Pinus Semeru.

Destinasi ini berdiri awal tahun 2017 dengan omset sekitar Rp 500 juta tapi saat ini mengalami penurunan hingga 80 persen.

Dengan harga tiket per orang Rp 5000, sebelum pendemi sudah tidak ada lagi pengunjung karena akses jalan menuju wisata rusak parah .

Kondisi yang memprihatinkan terjadi di wisata tersebut, terlihat banyak fasilitas yang sudah tidak terurus bahkan rusak parah, karena pihak pengelola pun sudah tidak sanggup untuk memperbaiki fasilitas yang sudah ada.

Pengunjung pernah menyarankan, kalau akses jalan selayaknya diperbaiki dan dimungkinkan para wisatawan mau untuk berkunjung lagi.

Warung-warung yang sudah berdiri di area wisata berjumlah 30 warung tapi saat ini yang aktif hanya 3 warung itupun hanya buka di hari-hari tertentu.

Akses Jalan Diperbaiki

Sementara itu, Bambang Purnomo selaku Kades Desa Sumber Putih berharap agar wisata HPS bisa kembali normal sesuai dengan program Kabupaten Malang ingin memajukan wisata yang ada di seluruh Kabupaten Malang.

“Kita menginginkan agar wisata Kami kembali maju lagi,” paparnya.

Ia menambahkan harapannya akses jalan menuju wisata dibuat mulus agar para wisatawan bisa menikmati keindahan jalan menuju wisata HPS.

“Diharapkan pemerintah setempat bisa membantu keluh-kesah terkait potensi potensi wisata yang ada di Kabupaten Malang, untuk kemajuan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (irf/had)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Mutasi Besar Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, 16 Kapolres di Jatim Juga Berganti

26 Juni 2026 - 21:18 WIB

Keren! Santri PPI AMF Raih Medali Perak Internasional Berkat Panel Peredam Suara dari Limbah Organik

26 Juni 2026 - 11:17 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !