BACAMALANG.COM – Memasuki tahun akademik 2022/2023, sebelum mahasiswa baru memulai kegiatan belajar mengajarnya, perlu dilakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).
Tahun akademik 2022/2023, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menerima 1.312 mahasiswa baru. Pada Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), mereka melakukan kampanye anti radikalisme.
Mereka membuat tulisan kampanye anti radikalisme secara spontan. Beberapa kalimat secara spontan muncul dari mahasiswa seperti “radikalisme pemecah bangsa”, “Jangan sia-siakan masa mudamu” hingga “Radikalisme masih zaman?”.
Menurut Dekan FISIP UB, Dr Sholih Muadi SH., M.Si mengatakan hal ini dilakukan FISIP untuk mengantisipasi sejak awal agar kasus yang menimpa mahasiswa HI beberapa waktu lalu tak terulang lagi.
“Kita tentu tidak ingin yang terjadi sebelumnya kepada mahasiswa HI terulang lagi. Karena itulah, mahasiswa baru kami bekali pengetahuan tentang deradikalisasi,” ucapnya, Sabtu (20/8/2022).
Pemahaman tentang deradikalisasi pun diberikan sejak hari pertama PKKMB. Bahkan, seminar tentang deradikaliasi diberikan dengan mendatangkan beberapa pemateri mulai dari MPR RI, dosen UB dan pihak kepolisian
“Ini salah satu upaya kampus untuk mahasiswa baru agar tidak tumbuh sikap intoleran dan tidak bergabung dengan jaringan organisasi yang dilarang pemerintah,” lanjut, Dekan Fisip UB.
Sementara itu, tahun akademik 2022/2023 ini, FISIP juga menerima 6 mahasiswa disabilitas. Jumlah ini adalah 50% dari 12 mahasiswa disabilitas yang diterima UB pada tahun ini.
“Ini komitmen FISIP untuk selalu terbuka pada teman teman difabel yang ingin melanjutkan ke jenjang kuliah,” pungkas Dekan FISIP UB.
Sementara, Wakil Dekan 3 FISIP UB, Dr Bambang Dwi Prasetyo menjelaskan pemahaman tentang deradikalisasi tidak hanya diberikan pada saat PKKMB saja, namun FISIP UB berencana akan mengadakan kegiatan berkelanjutan untuk mahasiswa baru yakni student day.
“Setelah PKKMB ada kegiatan student day. Beberapa materi tentang deradikalisasi akan diberikan kepada mahasiswa baru saat mengikuti kegiatan student day,” terang, Wakil Dekan 3 FISIP UB, Dr Bambang Dwi Prasetyo.
Kegiatan FISIP UB ini, tidak hanya mendukung pemerintah pada aspek deradikalisasi saja, tetapi juga pencegahan penyebaran Covid-19. oleh karena itu, Wadek 3 Fisip UB, menyampaikan peserta PKKMB FISIP diwajibkan sudah mendapatkan vaksin booster.
“Ini komitmen FISIP untuk membantu program pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkap dosen Ilmu Komunikasi UB ini.
Untuk pertama kalinya PKKMB FISIP 2022 ini digelar, setelah dua tahun proses pengenalan kehidupan kampus dilakukan secara tatap muka. Pada tahun 2020 dan 2021, semuanya dilakukan secara daring.
Dari 1312 mahasiswa baru FISIP UB, mereka tersebar di enam program studi yang dimiliki yaitu Psikologi 293 mahasiswa baru, Ilmu Komunikasi 279 mahasiswa, Hubungan Internasional 236 mahasiswa, Ilmu Politik 176 mahasiswa, Sosiologi 166 mahasiswa dan Ilmu Pemerintahan 166 mahasiswa. (Him)






















































