Oleh : M. Anwar*
Pesanggrahan sebagai desa, posisinya sangat strategis selain sebagai kawasan hutan, mata air, aktivitas ekonomi dan pusat pemerintahan Kota Batu berada.
Pesanggrahan butuh figur pemimpin yang nggak hanya slintat slintut klesak klesik memainkan APBDes nya yang hampir mencapai Rp 10 Milyar per tahun.
Butuh figur yang memiliki VISI dan mindset mengoptimasi, bukan yang mematikan ide gagasan, urun partisipasi tim kerja juga warganya.
Desa punya hak kewenangan lokal. Ya kalo nurat nurut cuma jadi petugas nggelar karpet merah bagi instansi di atasnya, ya jadi kelurahan saja.
Dari kelima calon Kades Pesanggrahan ini sebenarnya sudah cukup jelas, mana yang representasi “wong njero” periode sebelumnya, dan mana representasi “wong njobo” yang diharap melakukan perubahan.
Semoga yang terbaik bagi desaku. Besok, Minggu 28 Agustus nyoblos.
*) M. Anwar Inisiator Komunitas Jelajah Kampung Batu
*) Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.






















































