Pengasuh Pondok di Kabupaten Malang Diduga Cabuli Santriwati - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Des 2023 18:50 WIB ·

Pengasuh Pondok di Kabupaten Malang Diduga Cabuli Santriwati


 Tim Kuasa Hukum Santriwati, Kamis (21/12/2023) saat melaporkan perbuatan tak senonoh pelaku ke Satreskrim Polres Malang. (bacamalang/Dhimas) Perbesar

Tim Kuasa Hukum Santriwati, Kamis (21/12/2023) saat melaporkan perbuatan tak senonoh pelaku ke Satreskrim Polres Malang. (bacamalang/Dhimas)

BACAMALANG.COM – Seorang santriwati berinisial W (18), warga Gondanglegi, Kabupaten Malang, mengaku jadi korban pencabulan pengasuh sebuah pondok pesantren di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Didampingi orang tua dan kuasa hukumnya, korban mengaku sudah lebih dari 10 kali menerima perbuatan tak senonoh yang dilakukan pengasuh pondok ditempat itu. 

Tekanan psikis yang dialami korban, membuat W berniat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri (Bundir-red) minum handsanitizer dan gantung diri sebanyak dua kali. 

“Korban sempat berniat bunuh diri, minum handsanitizer dan gantung diri. Beruntung keluarga segera menyelamatkan korban. Kami berharap kasus ini segera ditangani pihak Kepolisian,” ungkap Misbachul Munir, Tim Kuasa Hukum Santriwati, Kamis (21/12/2023) saat melaporkan perbuatan tak senonoh pelaku ke Satreskrim Polres Malang. 

Hal senada juga dibeberkan Muhammad Tarmizi, satu dari Tim Kuasa Hukum Santriwati tersebut. Kata Tarmizi, kasus asusila ini sebenarnya sudah dilaporkan ke Polres Malang pada 6 bulan lalu. 

“Kasus ini sudah dilaporkan keluarga korban sejak 6 bulan lalu, tapi sampai sejauh ini pihak korban belum menerima surat pemberitahuan pengembangan hasil penyelidikan. Sehingga kami dampingi korban dan kita tanyakan lagi, seperti apa kasus ini. Alhamdulillah respon Polisi cukup baik, mereka senang karena kita kembali melengkapi beberapa saksi dan bukti bukti,” kata Tarmizi, pengacara yang biasa disebut Habib itu. 

Tarmizi membeberkan, pihaknya juga sudah mengantongi beberapa bukti yang akan diserahkan ke Polisi. Salah satunya bukti rekaman terjadinya dugaan kasus asusila tersebut. 

Masih kata Tarmizi, modus tindak pidana pencabulan ini, korban diberikan sebuah amalan oleh pengasuh pondok agar tidak berdosa. 

“Berpura pura diberikan amalan, kemudian korban ini digerayangi tubuhnya. Diperlakukan tidak senonoh hingga 10 kali. Korban sampai hari ini masih menyimpan traumatik dan tidak berani kembali ke pondok atau sekolah,” tuturnya. 

Tarmizi menambahkan, karena proses laporan awal 6 bulan lalu sudah dilakukan, pihaknya kembali mendatangi Polres Malang hari ini. “Ya hari ini kami menanyakan kembali progres penyelidikannya sejauh mana, dan Polres senang kita datang lagi. Setelah ini akan dilakukan gelar perkara kembali,” Tarmizi nengakhiri. 

Pewarta : Dhimas Fikri

Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 218 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hendak Mendahului, Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk di Rogonoto Singosari

29 September 2026 - 13:10 WIB

HUT ke-24 Propam Polri, Propam Polres Malang Pererat Kemitraan dengan Insan Pers

29 September 2026 - 13:05 WIB

Bantu Murid Gali Potensi dan Tumbuhkan Karakter, 66 Guru SD Dibekali 7 Jurus BK Hebat

29 September 2026 - 07:51 WIB

Diduga Jadi Korban Gendam, Motor BeAT Warga Lawang Dibawa Kabur Pasutri

29 September 2026 - 05:41 WIB

Ratusan Sopir Angkot Tolak Koridor 2 Trans Jatim, Desak Persoalan Koridor 1 Diselesaikan

28 September 2026 - 22:11 WIB

Pemkot Malang Turunkan Tim ke Rumah Siswa SMPN 18, Fokus Pulihkan Trauma

28 September 2026 - 18:36 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !