BACAMALANG.COM – Bursa Pilbup Kabupaten Malang 2024 menghangat, karena hingga kini sejumlah bakal calon telah melakukan pendaftaran di beberapa partai.
Tak terkecuali di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ada Unggul Nugroho dan H. Kholiq mendaftar yang menjadikan sikon semakin dinamis.
Sementara itu politisi PKB Hj. Lathifah Shohib juga memastikan maju dalam kontestasi yang turut menentukan nasib warga Kabupaten Malang lima tahun ke depan ini.
Perempuan mantan anggota DPR RI dua periode ini menjelaskan, terkait rekom dari DPP PKB yang akan dikeluarkan ketika semua sudah klir termasuk penentuan partai koalisi.
Berdasar kalkulasi politik dari berbagai sudut pandang, maka bisa dilihat jika bargaining power dan bargaining position (kekuatan tawar dan posisi) keberadaan Lathifah cukup diperhitungkan.
Lathifah mempunyai nasab dan dzuriyat (keturunan) cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Bisri Syansuri.
Adanya fakta ini menjadi senjata kultural, di mana ikatan emosional basis massa akan kuat hingga daerah pelosok desa di Kabupaten Malang.
Selain itu berdasarkan track record (jam terbang) di legislatif, pernah menjadi anggota DPR RI dua periode.
Selain itu perempuan yang juga tercatat sebagai salah seorang anggota Dewan Syuro PKB ini, akan otomatis mempunyai kedekatan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang mempunyai kewenangan memberikan rekom untuk maju Pilkada Kabupaten Malang.
Faktor pendukung lain bagi Lathifah yang dinilai bisa memuluskan menuju kursi N1 Kabupaten Malang adalah, dari aspek waktu atau timing di mana pemimpin perempuan bisa juga berkiprah untuk mensejahterakan warga.
“Ini waktunya perempuan menjadi pemimpin. Kita tunjukkan prestasi dan sudah ada beberapa contoh yang sukses, seperti Ibu Khofifah, Ibu Risma, Ibu Ana Muawanah dan terdekat adalah Ibu Dewanti Rumpoko, serta masih banyak yang lain,” pungkasnya.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































