Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Lanjutkan Perjuangan di Tengah Cuaca Panas Ekstrem - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Mei 2024 20:15 WIB ·

Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Lanjutkan Perjuangan di Tengah Cuaca Panas Ekstrem


 Narendra foto bersama Aliass pemilik restoran halal Pattani di PTT Khao Niphan Distrik Wiang Sa. (IG Narendra). Perbesar

Narendra foto bersama Aliass pemilik restoran halal Pattani di PTT Khao Niphan Distrik Wiang Sa. (IG Narendra).

BACAMALANG.COM – Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, Narendra Wicaksono, pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ tidak gentar untuk melanjutkan perjalanannya menuju Bangkok.

Meski mengalami kenaikan detak jantung akibat suhu panas yang ekstrem, semangatnya untuk menyuarakan keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan tetap berkobar.

Pada hari Rabu yang terik, Narendra yang berasal dari Klaten ini mendapatkan bantuan tak terduga dari Aliass, pemilik warung masakan halal Muslim Pattani di Surat Thani, Thailand.

Aliass, yang tergerak oleh cerita Narendra dengan murah hati membantu membelikan tiket kereta api agar perjalanan sang pegowes dapat berlanjut.

Narendra menjelaskan kepada BacaMalang.com bagaimana ia bertemu dengan Aliass.

Foto bersama Boon Sri, Seorang Ibu Rumah tangga yang akan mengunjungi anaknya di Ratchaburi, Thailand. (IG Narendra)

“Saya menemukan masjid kecil di dekat jalur utama saat mencari di Google Maps, dan itulah tempat saya bertemu Aliass,” ujar Narendra yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Berangkat pada pukul 18.30 waktu setempat dari Stasiun Ban Song, Wiang Sa, ia menghabiskan 380 Baht untuk tiketnya dan sepedanya.

Perjalanan yang akan ditempuh selama beberapa jam ini diharapkan akan tiba di tujuan pada pukul 07.00 pagi.

Di stasiun, Narendra sempat berbagi cerita tentang Tragedi Kanjuruhan dengan para penumpang lain (ibu-ibu). Video yang ia tunjukkan tentang tragedi tersebut menyentuh hati mereka.

Selanjutnya, Narendra berencana untuk melapor kedatangan ke KBRI Bangkok dan mengurus Visa Pakistan serta Visa India.

Namun, ia mendapat nasihat dari beberapa ibu di stasiun untuk menghindari perjalanan melalui Burma (Myanmar).

“Saya mendengarkan nasihat mereka dan memutuskan untuk naik kereta, terutama karena suhu yang ekstrem. Saya mengalami kenaikan detak jantung kalau bersepeda di cuaca panas,” kata Narendra menjelaskan alasan di balik keputusannya.

Sebelumnya, Narendra Wicaksono telah memulai perjalanan bersepeda dari Klaten menuju Makkah, sambil menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan. Kini, perjalanannya telah membawanya sampai ke Thailand.

Pewarta: Hadi Triswanto

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !