Satpolairud Polres Malang Evakuasi Nelayan yang Tak Sadarkan Diri Saat Melaut - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Mei 2024 20:28 WIB ·

Satpolairud Polres Malang Evakuasi Nelayan yang Tak Sadarkan Diri Saat Melaut


 Proses evakuasi nelayan di Sendangbiru.(Dok Humas Polres Malang) Perbesar

Proses evakuasi nelayan di Sendangbiru.(Dok Humas Polres Malang)

BACAMALANG.COM – Tim Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Malang berhasil mengevakuasi seorang nelayan asal Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Ahmad Syarif (58) yang mengalami keadaan darurat medis, di Pelabuhan Pondok Dadap Sendangbiru, Kecamatan Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, belum lama ini.

“Ahmad Syarif ditemukan dalam keadaan tidak sadar di atas kapal nelayan Jawa Sentosa, yang saat itu berada di Samudera Hindia,” tegas Kasatpolairud Polres Malang, AKP Slamet Subagyo kepada media.

Pihaknya bekerja sama dengan kelompok nelayan Rukun Jaya Sendangbiru untuk memberikan bantuan secepatnya dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Supardi, Nahkoda Kapal Jawa Sentosa, Ahmad Syarif kehilangan kesadaran secara tiba-tiba pada hari Sabtu sekitar pukul 09.00 WIB.

Nahkoda dengan cepat memberikan pertolongan pertama dan mengarahkan kapalnya menuju daratan terdekat untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Setelah tiba di darat dan mendapatkan sinyal telepon, Supardi berkoordinasi dengan kelompok nelayan lokal untuk membantu Ahmad Syarif.

Kapal tersebut akhirnya mendarat di Pelabuhan Sendangbiru pada hari Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB, dan Ahmad Syarif langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pindad Turen dengan ambulans.

“Ahmad Syarif saat ini masih dalam perawatan intensif dan diduga mengalami sakit lambung, kondisi yang telah ia derita sebelumnya,” tambah AKP Subagyo.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa Ahmad Syarif telah memulai pelayarannya pada tanggal 7 Februari 2024 dan mengalami kambuhnya sakit lambung setelah 15 hari di laut.

Setelah menjalani perawatan di bulan Maret, ia kembali melaut dengan keyakinan telah sembuh sepenuhnya. Namun, kejadian kemarin menunjukkan bahwa ia masih memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !