DPRD Kabupaten Malang Akan Panggil Dinas Pendidikan Bahas Study Tour - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Mei 2024 16:21 WIB ·

DPRD Kabupaten Malang Akan Panggil Dinas Pendidikan Bahas Study Tour


 Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Saiful Efendi saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Saiful Efendi saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – DPRD Kabupaten Malang akan segera memanggil Dinas Pendidikan untuk membahas masalah study tour pasca peristiwa kecelakaan rombongan SMP PGRI 1 Wonosari di Tol Jombang-Mojokerto, Selasa (21/5/2024) malam.

Dalam kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia. Satu diantaranya adalah guru SMP PGRI 1 Wonosari, Edy Crisna Handaka (62), warga Desa Ngebruk, Sumberpucung.

“Iya, nanti secepatnya (pemanggilan Dinas Pendidikan, red). Tetap kita evaluasi nanti, kita selaku mitra Dinas Pendidikan itu nanti tetap kita panggil,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Saiful Efendi, Rabu (22/5/2024).

Saiful menambahkan, study tour merupakan sebuah kegiatan tidak bisa dihilangkan secara langsung untuk saat ini. Menurutnya, selama ini masih banyak pihak yang mendukung diadakannya study tour.

“Memang study tour itu sudah menjadi kebiasaan. Kalau dengan terjadinya ini langsung tidak diperbolehkan, ya tidak mungkin,” ungkap politisi Gerindra ini.

Menurut Saiful, kecelakaan yang menimpa rombongan study tour SMP PGRI 1 Wonosari harus menjadi evaluasi dengan melibatkan multi stakeholder, tidak hanya Dinas Pendidikan saja. Termasuk perusahaan otobus yang menjadi penyedia jasa transportasi.

“Seperti di Jawa Barat itu kan sebenarnya tidak layak. Disamping itu kelengkapan driver itu untuk jalan, yang selama ini belum di cek itu,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Satresnarkoba Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus: Sita 8,9 Kg Ganja, 1,6 Kg Sabu dan 1.500 Botol Miras Ilegal

8 Mei 2026 - 18:33 WIB

Kedungpedaringan Geger! Lovebird Peliharaan Warga Hilang Bergiliran

8 Mei 2026 - 17:39 WIB

Motor Vario 125 Raib Digondol Maling di Kosan Lowokwaru Kota Malang

8 Mei 2026 - 15:46 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Stan PKL Alun-Alun Kota Batu, Pedagang Serahkan Bukti Transfer ke Polisi

8 Mei 2026 - 15:19 WIB

Polres Malang Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penyerangan Wisawatan di Pantai Wediawu

8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Mekanik di Tumpang Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Motor Konsumen

8 Mei 2026 - 11:54 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !