Pegowes 'Justice for Kanjuruhan' Bercerita Tentang Budaya Literasi dan Keramahan Warga India - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Jun 2024 17:25 WIB ·

Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Bercerita Tentang Budaya Literasi dan Keramahan Warga India


 Narendra Wicaksono, bersama anak-anak jamaah Masjid Panjawalee salah satunya bernama Mohd Shakir. (IG Narendra). Perbesar

Narendra Wicaksono, bersama anak-anak jamaah Masjid Panjawalee salah satunya bernama Mohd Shakir. (IG Narendra).

BACAMALANG.COM – Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Narendra Wicaksono telah berjumpa dengan kawan baru di tiga negara yakni Malaysia, Thailand, dan India. Kali ini pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ bercerita tentang budaya literasi dan keramahan warga India.

Kisah dalam berita ini adalah dialami pada saat Narendra masih belum membeli SIM card lokal, di mana dirinya merasa khawatir tersesat karena jika belum menggunakan SIM card lokal peta Google tidak bisa diakses.

“Selama di New Delhi belum gowes ke luar kota hanya di beberapa tempat yang masih dekat seperti KBRI dan pasar tradisional,” tuturnya kepada BacaMalang.com, Minggu (9/6/2024).

Ia naik KA ke luar negara bagian Uttar Pradesh tepatnya di kota Agra dengan awalnya naik metro (monorel).

“Saya pergi ke luar negara bagian tanpa sepeda yaitu di Uttar Pradesh tepatnya di kota Agra. Awalnya naik metro (monorel) dari Jamia Islamia menuju terminal Anand Vihar untuk ganti bus menuju Uttar Pradesh dengan biaya 365 Rupee,” imbuhnya.

Ia berkunjung ke Taj Mahal dan sempat mampir di Masjid Panjawalee di sana bertemu anak – anak termasuk Mohd Shakir seorang remaja yang bertugas menjaga masjid.

Narendra Wicaksono: bersama Nasir supir auto (bajay). (IG Narendra)

Dirinya merasa terbawa dengan setting film Slumdog Millionaire tempat di mana tokoh utama Jamal Malik menjalankan misi sebagai pemandu wisata bagi para turis dari Eropa di Taj Mahal berbekal keberanian dan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Ia bertemu sopir oto (Bajay) bernama Nasir, seorang Muslim yang tinggal di Agra, sangat ramah menyapa tamu yang datang di sana membawa ke masjid dan tempat makan sebelum pergi melancong ke tempat utama. Narendra suka budaya literasi yang dimiliki sopir.

“Dia sangat senang membaca dan menulis hal itu dia buktikan dengan selalu membeli koran cetak dan membawa buku harian, beliau akan mencatat turis yang beliau bawa serta mempersilakan turis menuliskan kesan terhadap pelayanan yang beliau berikan selama sesi pelancongan,” tukasnya.

Ia menuturkan, anak-anak di Masjid Panjawalee sangat fasih berbahasa Inggris. Mereka akan membantu pengujian menemukan sarung, menunjukkan toilet serta memberi tamu air minum yang terletak di dalam gentong yang terbuat dari tanah liat.

Di samping itu, ia juga menyinggung sedikit tentang Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang pada tahun 2022 lalu.

“Pak Nasir tahu tentang Tragedi Kanjuruhan. Beliau bilang Indonesia negara yang sangat menggilai sepak bola berbeda dengan India yang lebih menyukai kriket. Ia berharap semoga keadilan bisa terwujud,” paparnya.

Seperti diketahui, dalam berita sebelumnya, Narendra Wicaksono telah memulai perjalanan bersepeda dari Klaten menuju Makkah, sambil menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan. Kini, perjalanannya telah membawanya sampai ke New Delhi India.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !