Berkah Iduladha, Penggilingan Daging Meningkat 100 Persen - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 19 Jun 2024 12:57 WIB ·

Berkah Iduladha, Penggilingan Daging Meningkat 100 Persen


 Suasana penggilingan daging Perbesar

Suasana penggilingan daging "Selep Arema" di Pasar Besar Kota Malang, Selasa (18/6/2024). (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM – Momen Iduladha 1445 H membawa berkah bagi pelaku usaha jasa penggilingan daging di Kota Malang. Pasalnya, banyak masyarakat yang berbondong-bondong datang ke penggilingan untuk menggilingkan daging hewan kurbannya.

Seperti di penggilingan daging Selep Arema Pasar Besar Kota Malang. Sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, nampak masyarakat rela menunggu antrean yang cukup lama untuk menggilingkan daging kurbannya, pada Selasa (18/6/2024).

Pemilik Selep Arema, Luthfi mengatakan, permintaan penggilingan daging mengalami peningkatan .

“Kalau saya perkirakan, ada peningkatan
permintaan penggilingan daging hingga 100 persen dibanding Iduladha di tahun-tahun sebelumnya. Apalagi dibandingkan dengan hari-hari biasa atau di luar Iduladha,” ujarnya, Selasa (18/6/2024).

Dirinya menjelaskan, peningkatan permintaan penggilingan daging sudah dirasakan sejak awal hari raya pertama Iduladha, Senin (17/6/2024) kemarin.

“Mulai Senin (17/6/2024) siang, masyarakat sudah ramai datang kesini. Dan saya perkirakan, peningkatan penggilingan daging ini akan terjadi hingga satu minggu ke depan,” imbuhnya.

Di momen Iduladha ini, Luthfi mematok tarif penggilingan daging di harga Rp 15 ribu per kilogram. Sementara, dibandingkan hari-hari biasa yang hanya Rp 10 ribu per kilogram, jadi ada kenaikan Rp 5 ribu per kilogramnya.

“Kebanyakan yang datang adalah konsumen rumahan. Dan tiap konsumen, biasanya menggilingkan daging minimal 2 kilogram,” ungkapnya.

Karena ada permintaan penggilingan daging, pihaknya memutuskan untuk menambah satu pegawai dan menambah jam buka operasional.

“Kalau hari biasa, bukanya mulai jam 05.00 WIB sampai dengan jam 14.00 WIB. Karena ini momen Iduladha, bukanya dari jam 05.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB,” terangnya.

Peningkatan permintaan penggilingan daging juga dirasakan oleh Rudi, pemilik penggilingan daging Selep Barokah yang juga ada di Pasar Besar Kota Malang.

“Bisa dikatakan lumayan. Dibandingkan hari biasa, saat ini terjadi kenaikan hingga 70 persen,” jelasnya.

Rudi juga menambahkan, konsumen yang menggilingkan daging didominasi konsumen rumahan.

“Saat ini, paling banyak konsumen rumahan. Kalau hari-hari biasa, didominasi pedagang makanan,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang konsumen, Ratna menuturkan, hanya menggiling daging sebanyak 1 kilogram.

“Cuma 1 kilogram, enggak banyak-banyak. Biasanya saya gilingkan dagingnya di langganan saya di Pasar Blimbing. Berhubung karena tutup, saya pindah ke Pasar Besar,” pungkasnya.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Harga Tepung Naik Sejak Agustus, Pedagang Gorengan Kepanjen Keluhkan Keuntungan Makin Nipis

7 November 2026 - 16:12 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Harga Singkong Naik, Pengrajin Tape Banjarsari Kelimpungan Cari Bahan Baku Sampai NTB

7 November 2026 - 09:52 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !