BACAMALANG.COM – Banyak kiprah inspiratif yang memotivasi dari generasi milenial (lahir dari tahun 1981-1996) asal Malang di kancah nasional bahkan internasional.
Melihat ceruk pasar bisnis sepatu yang masih terbuka lebar, generasi milenial ini mencoba berjibaku dengan kreasinya hingga berbuah manis menorehkan prestasi membanggakan.
Seorang perempuan inspiratif kelahiran Malang, 26 April 1993, April Soeharto, kini meraih pencapaian gemilang dalam dunia bisnis alas kaki dengan merek uniknya Arta Louwee.
Berkat dedikasi dan visinya yang kuat, April berhasil membawa Arta Louwee masuk sebagai salah satu finalis dalam Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).
Kegiatan ini akan digelar di Chameleon Hall, Tunjungan Plaza 6, Surabaya pada tanggal 21-23 Juni 2024.
“Alhamdulillah Arta Louwee masuk sebagai salah satu finalis dalam Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia 2024,” tutur April Soeharto.
Diketahui, Arta Louwee tidak hanya sekadar merek sepatu, tetapi juga sebuah cerminan komitmen April untuk memberdayakan pengrajin lokal melalui konsep custom yang unik.
Berlokasi di Jalan Raya Dermo 91, Malang, April memulai perjalanan bisnisnya dengan visi memberikan kesempatan kepada komunitas lokal dan berbagi kekayaan dengan mereka.
Merek Arta Louwee yang bermakna orang-orang berharta lebih, tidak hanya berhasil memenangkan hati pasar domestik, tetapi juga menarik perhatian konsumen internasional dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, Arab, Turki, Oman, dan Amerika.
Kehadiran Arta Louwee dalam AKI 2024 menjadi bukti kontribusi nyata April dalam memajukan ekonomi kreatif Indonesia.
Program yang diselenggarakan di 12 kota/kabupaten di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas di berbagai sektor ekonomi kreatif, termasuk gim, kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, musik, dan film dengan melibatkan lebih dari 10.000 pendaftar,
AKI 2024 tidak hanya sebagai ajang apresiasi, tetapi juga wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jejaring dan memperluas pasar lokal mereka.
Menurut Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, M. Neil El Himam, AKI 2024 juga memperluas peluang ekspor bagi para alumni, seperti yang akan diimplementasikan melalui sekolah ekspor.
Ini sejalan dengan potensi luar biasa yang dimiliki oleh para pelaku kreatif Indonesia dalam menembus pasar internasional.
Tidak hanya menjadi saksi perjalanan sukses April Soeharto dan Arta Louwee, tetapi juga ajang untuk mendukung produk lokal yang inovatif dan berdaya saing global.
Pewarta: Syaifudin Zuhri/Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































