Emak-emak Ini Dilatih Disnaker Buat Suvenir - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 30 Jun 2020 12:37 WIB ·

Emak-emak Ini Dilatih Disnaker Buat Suvenir


 Emak-emak Ini Dilatih Disnaker Buat Suvenir Perbesar

BACAMALANG.COM – Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kabupaten Malang memberikan pelatihan pembuatan suvenir kepada 30 emak-emak.

Pelatihan ini dilakukan melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Malang. Emak-emak itu diberi pelatihan pembuatan kerajinan dan suvenir berupa sulam tiga dimensi dan bros wire.

Pada pelatihan ini Disnaker menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja atau LPK Ganesha.

Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Drs Yoyok Wardoyo melalui Sekretaris Disnaker Kabupaten Malang, Moch Yekti Pracoyo menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan kemampuan bagi peserta. Utamanya untuk menghasilkan produk industri kreatif.

“Pelatihan ini digelar untuk membentuk perajin yang profesional. Sehingga dapat meningkatkan lapangan pekerjaan home industri. Serta meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Yekti, belum lama ini.

Selain itu, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan baru. Melainkan juga menjadikan suvenir sulam tiga dimensi dan bros wire sebagai salah satu handicraft khas Kabupaten Malang.

“Hadapannya, para peserta pelatihan menjadi perajin yang profesional dan produktif serta kerajinannya dapat dikomersialkan sebagai industri kreatif di Kabupaten Malang,” tandas Yekti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas, Sri Mahanani menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan seseuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Sesuai dengan transisi menuju New Normal.

“Sebelum masuk, para peserta masuk ke bilik antiseptik. Kemudian dicek suhu melalui termogun. Selain itu juga mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan hand sanitizer. Semua peserta wajib bermasker,” beber Nani. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Gandeng Tokoh Agama, 57 Da’i Kamtibmas Perkuat Toleransi di Kota Malang

6 November 2026 - 16:12 WIB

Tiga Hari Hilang, Lansia di Kasembon Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Lereng Sungai

6 November 2026 - 15:47 WIB

Satu Komando Hadapi Bencana, Polres Malang Cek Kesiapan Personel dan Peralatan

6 November 2026 - 13:16 WIB

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan

6 November 2026 - 12:23 WIB

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Laporan 110 Ditindaklanjuti, Polisi Evakuasi Pria Meninggal di Kamar Kos Lowokwaru

5 November 2026 - 21:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !