Viral Video Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Ruang Isolasi RSSA, Ini Kronologisnya - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 15 Jul 2020 14:42 WIB ·

Viral Video Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Ruang Isolasi RSSA, Ini Kronologisnya


 Viral Video Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Ruang Isolasi RSSA, Ini Kronologisnya Perbesar

BACAMALANG.COM – Beredarnya tayangan di media seorang wanita yang diduga pasien positif Covid-19 kabur dari Rumah Sakit Saiful Anwar kota Malang telah menghebohkan masyarakat luas.

Dalam tayangan berdurasi pendek itu nampak beberapa petugas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sedang mengejar seorang wanita di depan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Berdasarkan keterangan dari seseorang yang merekam video tersebut dikatakan, bahwa ada satu orang pasien Covid-19 yang kabur dari RSSA dan hendak pulang. Wanita itu sedang mencari ojek yang bisa menghantarkan pulang, namun semua tukang ojek tidak ada yang mau dan memilih pergi menjauh.

Tanggapan RSSA Malang

Direktur RSUD Dr Saiful Anwar Malang, Dr dr Kohar Hari Santoso, Sp.An, KIC, KAP membenarkan bahwa tayangan dalam video itu merupakan pasien isolasi Covid-19 yang kabur dari rumah isolasi RSSA Malang pada Selasa, 14 Juli 2020.

Ia menjelaskan kronologis kejadian paisen kabur itu merupakan pasien isolasi covid dengan status confirm Covid-19 pasca persalinan pada Minggu, 12 Juli 2020 yang telah dilakukan tidakan operasi caesar.

“Pasien ditempatkan di Ruang Isolasi RSSA (ex Pavilyun/VIP) sehingga type kamar dengan standart VIP, dengan fasilitas yang ada pasien merasa hal ini diluar kemampuannya jika nantinya akan ada tagihan dari RSSA,” katanya, Rabu (15/7/2020).

Pada hari Selasa, 14 Juli 2020 sekitar pukul 14.00 WIB pasien dinyatakan kondisi umum yakni “perbaikan secara klinis” sehingga direkomendasikan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan setempat.

RSSA langsung menghubungi Dinkes setempat untuk penjemputan pasien bersangkutan. Namun Setelah mendapat keputusan dokter bahwa boleh pulang, pasien tidak sabar dan berusaha untuk keluar dari ruang isolasi dengan mencuri-curi kelengahan petugas kesehatan.

“Saat yang sama perawat sedang ada di ruangan-ruangan lain untuk merawat pasien. Ia berhasil keluar namun usahanya untuk keluar dari ruang isolasi terdeteksi kamera CCTV, sehingga petugas berusaha menghentikan,” bebernya.

Karena petugas tidak memakai APD lengkap, petugas keamanan hanya bisa memperingatkan dengan peringatan verbal dengan terus mengtikuti pasien.

Petugas dengan APD lengkap akhirnya datang dan menghampiri pasien yang sempat mendekati driver ojek online yang ada di depan RSSA hingga menimbulkan keramaian. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Menteri PKP Puji Kualitas Rumah Subsidi di Lawang, Target 40 Ribu Unit di Jatim Dipercepat

2 Juli 2026 - 08:47 WIB

Seminar Nasional PPKn UMM Gaungkan Revitalisasi Nilai Pancasila Melalui Kearifan Lokal

1 Juli 2026 - 21:31 WIB

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !