Nasib Tak Jelas, Pekerja Seni di Kabupaten Malang Geruduk Kantor Dewan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 13 Agu 2020 12:54 WIB ·

Nasib Tak Jelas, Pekerja Seni di Kabupaten Malang Geruduk Kantor Dewan


 Nasib Tak Jelas, Pekerja Seni di Kabupaten Malang Geruduk Kantor Dewan Perbesar

BACAMALANG.COM – Ratusan orang perwakilan komunitas seni dan budayawan yang tergabung dalam Solidaritas Pelaku Seni Budaya atau SOLID menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Malang, Kamis (13/8/2020).

Tujuan kedatangan para pekerja seni ke parlemen itu untuk menyampaikan aspirasi mereka di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Para pekerja seni merasa selama 5 bulan terakhir, nasib mereka tidak jelas rimbanya.

Dalam tajuk aksi damai, para pekerja seni terlebih dahulu melakukan long march dari Stadion Kanjuruhan di Jalan Trunojoyo hingga ke depan kantor DPRD di Jalan Panji Kepanjen.

Aksi damai itupun mendapat kawalan penuh dari Polres Malang.

Para pekerja seni itu membawa beragam poster bertuliskan seperti ‘Gak Kalap, Gak Mangan’, ‘Pak Bupati, Seniman & Budaya Juga Butuh Tanggapan’, ‘Pegiat Seni Budaya Wegah Covid-19, Nggarai Ruwet Penggawean’, dan lain sebagainya. Mereka juga menampilkan pertunjukan seni budaya seperti Jaranan dalam aksinya.

Para pekerja seni yang tergabung dalam SOLID saat mengikuti aksi damai di depan kantor DPRD Kabupaten Malang (Dhimas)

“Kami disini mewakili suara teman-teman Malang Raya, khususnya Kabupaten Malang. Kita disini ada untuk semuanya,” kata salah satu orator aksi damai SOLID, Ki Ardhi Dalang Mbeling.

Para pekerja seni itupun menuntut kepada pemerintah agar diberikan ruang untuk mengekspresikan diri kembali sebagaimana sebelum pandemi melanda.

“Ijinkan kami hidup yang layak, kami bekerja yang layak, sebagaimana leluhur kita merumuskan Undang-undang Dasar 1945 menuju tujuan akhir dari lima sila dalam Pancasila, menuju masyarakat yang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegasnya.

Usai melakukan orasi di depan kantor dewan, perwakilan SOLID itu selanjutnya diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kesejahteraan sebagai Katalis Inovasi: Efek Domino Tunjangan Profesi dalam Dinamika Kelas

30 Juli 2026 - 14:03 WIB

Ayam Goreng Balai Kota Luncurkan Liwet Kendil Obonk, Sensasi Makan Bersama dalam Kendil Tanah Liat

30 Juli 2026 - 12:52 WIB

Pemkot Batu Komitmen Realisasikan 54 Aspirasi Desa, Rakor Forum APEL Jadi Wadah Serap Usulan

30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Catatan Peringatan Hari Konservasi Alam Sedunia 2026: SALAM Indonesia Dorong Sinergi Hexahelix demi Kelestarian Hutan, Laut, Transisi Energi, dan Ketahanan Pangan

30 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sidang Mediasi Gugatan Izin Operasional Sekolah Kembali Ditunda, Hakim Minta Seluruh Prinsipal Hadir

30 Juli 2026 - 10:20 WIB

Dr Sri Untari Luncurkan ASTARI, Platform AI Penampung Aspirasi Warga 24 Jam

30 Juli 2026 - 07:39 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !