Liburan Berujung Duka di Pantai Wedi Awu: Ombak Besar Tewaskan Seorang Nenek, Tiga Cucu Selamat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 10 Jun 2025 05:53 WIB ·

Liburan Berujung Duka di Pantai Wedi Awu: Ombak Besar Tewaskan Seorang Nenek, Tiga Cucu Selamat


 Upaya evakuasi korban. (ist) Perbesar

Upaya evakuasi korban. (ist)

BACAMALANG.COM – Liburan keluarga asal Sidoarjo di Pantai Wedi Awu, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, berubah menjadi tragedi. Ombak besar yang datang secara tiba-tiba pada Minggu pagi (8/6) menyeret empat orang ke laut. Satu orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.

Insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, saat keluarga Pak Saikur sedang menikmati suasana pagi di tepi pantai. Umik Maria, tante dari Pak Saikur, bersama tiga anak—Azam, Azril, dan Aisyar—bermain di bibir pantai. Mereka sempat merekam kebersamaan sebelum ombak besar tiba-tiba menggulung dan menyeret mereka ke laut.

Melihat kejadian itu, Pak Saikur spontan terjun ke laut untuk menyelamatkan keluarganya. Ia berhasil menyelamatkan ketiga anak, namun sang ibu, Mariyah (57), terlepas dari genggaman dan tidak dapat diselamatkan.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, perangkat desa, relawan setempat, hingga warga sekitar segera dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Sayangnya, Mariyah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kita sangat prihatin atas kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang laut saat berada di pantai,” ujar Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, dengan persetujuan untuk tidak dilakukan autopsi. Sementara itu, ketiga anak yang selamat masih dalam pemulihan dari trauma akibat kejadian tersebut.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya tersembunyi saat berwisata di kawasan pantai, terutama di waktu-waktu dengan potensi gelombang tinggi. Aparat dan pihak terkait mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap kondisi alam demi keselamatan bersama.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lansia di Sumberpucung Dirampok, Mobil Honda Jazz dan Uang Tunai Dibawa Kabur

22 Juni 2026 - 18:24 WIB

Koordinator BGN Pujon Ungkap Kunci Sukses Program MBG: Sinergi dan Komunikasi Jadi Fondasi Utama

22 Juni 2026 - 18:11 WIB

Anjungan Air Siap Minum Dirusak, Tugu Tirta Prihatin dan Ajak Warga Jaga Fasilitas Publik

22 Juni 2026 - 17:14 WIB

Nasabah FIF Kecewa Angsuran Digelapkan, Motor Ditarik Paksa

22 Juni 2026 - 12:39 WIB

Polres Malang Klarifikasi Isu Penyegelan Ponpes di Bululawang, Sebut Hanya Penempelan Stiker

22 Juni 2026 - 11:02 WIB

Motor Vario Raib di Depan RSAU dr Moenir Singosari, Aksi Pelaku Terekam CCTV

21 Juni 2026 - 17:10 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !