BACAMALANG.COM – Liburan keluarga asal Sidoarjo di Pantai Wedi Awu, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, berubah menjadi tragedi. Ombak besar yang datang secara tiba-tiba pada Minggu pagi (8/6) menyeret empat orang ke laut. Satu orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.
Insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, saat keluarga Pak Saikur sedang menikmati suasana pagi di tepi pantai. Umik Maria, tante dari Pak Saikur, bersama tiga anak—Azam, Azril, dan Aisyar—bermain di bibir pantai. Mereka sempat merekam kebersamaan sebelum ombak besar tiba-tiba menggulung dan menyeret mereka ke laut.
Melihat kejadian itu, Pak Saikur spontan terjun ke laut untuk menyelamatkan keluarganya. Ia berhasil menyelamatkan ketiga anak, namun sang ibu, Mariyah (57), terlepas dari genggaman dan tidak dapat diselamatkan.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, perangkat desa, relawan setempat, hingga warga sekitar segera dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Sayangnya, Mariyah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Kita sangat prihatin atas kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang laut saat berada di pantai,” ujar Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, dengan persetujuan untuk tidak dilakukan autopsi. Sementara itu, ketiga anak yang selamat masih dalam pemulihan dari trauma akibat kejadian tersebut.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya tersembunyi saat berwisata di kawasan pantai, terutama di waktu-waktu dengan potensi gelombang tinggi. Aparat dan pihak terkait mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap kondisi alam demi keselamatan bersama.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































