Video Para Pendukung Malang Jejeg Mengaku Belum di Verfak KPUD Terus Beredar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 2 Sep 2020 14:35 WIB ·

Video Para Pendukung Malang Jejeg Mengaku Belum di Verfak KPUD Terus Beredar


 Video Para Pendukung Malang Jejeg Mengaku Belum di Verfak KPUD Terus Beredar Perbesar

BACAMALANG.COM – Sejumlah video singkat yang memperlihatkan para pendukung Malang Jejeg dengan mengungkapkan kekecewaannya kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) terus beredar. Video ini diunggah oleh akun media sosial Malang Jejeg dalam beberapa hari terakhir ini.

Dalam video tersebut, para pendukung menyampaikan kalau belum di verifikasi faktual (verfak). Satu persatu dari mereka juga menyampaikan alamat tempat tinggalnya dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang.

Postingan video di instagram tersebut juga disertai caption sebagai berikut :

“Perjalanan Malang Jejeg tidak pernah mudah, terlebih untuk pendatang baru seperti kami. Namun, tidak mudah bukan berarti mustahil. Ada harapan baru yang kami yakini sejak awal, harapan untuk mengubah Kabupaten Malang menjadi lebih baik.

Sayangnya, dari kondisi yang ada di lapangan, banyak hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan, terutama menyangkut data dukungan. Sebagian pendukung belum terverifikasi.

Kondisi ini bukan hanya satu atau dua, jumlahnya mencapai sekitar 45 ribu dukungan. Kami mencoba untuk bersikap dan bertindak realistis. Kami sadar bahwa setiap perjuangan pasti punya babak akhir, dan di perjuangan kali ini, jalur yang bisa ditempuh dengan cara independen.

Kami jelas kecewa, namun perjuangan kami dan teman-teman tidak sia-sia. Tidak ada satupun dari kami yang merasa kecil hati. 45 ribu suara bukan jumlah sedikit, itu adalah tanda bahwa masih ada harapan yang perlu diperjuangkan meski dengan cara yang lain nantinya.

Tersebar di setiap penjuru Kabupaten Malang banyak pendukung Malang Jejeg menyuarakan kekecewaan nya terhadap KPU Kabupaten Malang yang dinilai kurang adil dalam mengawal jalan nya Pilkada Kabupaten Malang 2020. Mari kita tunggu dan terus kawal keputusan KPU. Namun, ini bukanlah akhir. Masih ada jalan lain untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang lebih baik.

WES WAYAHE

MALANG KUDU JEJEG

Salam jejeg !! Malang Kudu Jejeg !!! Wes Wayahe Malang Kudu Jejeg !!!

Seperti diketahui, kabar terbaru hari ini Malang Jejeg melaporkan seluruh Komisioner KPUD Kabupaten Malang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga yang menyebut bahwa pelaporan Malang Jejeg terhadap komisioner KPU itu dikirimkan malam tadi, Selasa (1/9/2020).

“Per tadi malam kita sudah men-DKPP-kan seluruh komisioner KPU. Karena apa? Karena KPU tidak profesional,” kata Sutopo, Rabu (2/9/2020).

Hingga berita ini ditulis, sengketa hasil verifikasi faktual perbaikan masih terus berlanjut belum dan belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak yakni KPUD Kabupaten Malang dan tim Malang Jejeg selaku pengusung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan, Heri Cahyono-Gunadi. (yog/red)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Bekuk Pencuri PS4 di Pakis

30 Juni 2026 - 11:24 WIB

Prestasi Membanggakan, Kota Malang Terbaik di Jatim dalam Pencegahan Perkawinan Anak

30 Juni 2026 - 07:56 WIB

Grand Paviliun RSSA Hadirkan Layanan VVIP Modern, Khofifah: Pasien Tak Perlu Dipindah ke ICU

29 Juni 2026 - 22:13 WIB

Lawatan Strategis ke Jepang, UMM Buka Peluang Karir Internasional

29 Juni 2026 - 21:38 WIB

Sidang Dugaan Penyerobotan Lahan Bella Vista, Kuasa Hukum Tarigan Nilai Dakwaan JPU Prematur

29 Juni 2026 - 18:05 WIB

Vonis 18 Tahun Penjara untuk Pembunuh Wanita MiChat, Kuasa Hukum Terdakwa Masih Pikir-Pikir

29 Juni 2026 - 14:57 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !