BACAMALANG.COM – Kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 terus dimatangkan oleh jajaran Polresta Malang Kota bersama Pemerintah Kota Malang. Persiapan ini dilakukan agar pengamanan selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan salah satu hal yang menjadi perhatian adalah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Tidak hanya warga yang melakukan mudik, tetapi juga wisatawan yang datang memanfaatkan momen libur panjang.
“Kami bersama Polresta Malang Kota telah melaksanakan rapat koordinasi untuk mengantisipasi situasi dan kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Apalagi tahun ini Idul Fitri juga berbarengan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga perlu diantisipasi tidak hanya arus mudik tetapi juga masyarakat yang datang untuk berwisata,” ujarnya usai rapat koordinasi lintas sektor kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Senin (9/3/2026).
Selain mobilitas masyarakat, Pemkot Malang juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya panic buying terhadap bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji. Isu tersebut muncul seiring kekhawatiran masyarakat terhadap dampak konflik internasional yang berpotensi memengaruhi pasokan energi.
“Terkait dinamika global yang terjadi, terutama dampaknya terhadap ketersediaan BBM dan elpiji, kami pastikan stoknya aman dan tersedia. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak melakukan panic buying,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru harus dipersiapkan secara matang. Tidak hanya dari sisi jumlah personel, tetapi juga penempatan pos keamanan, pos pelayanan, serta pengaturan arus lalu lintas.
“Berdasarkan penekanan dari Kapolri, Gubernur Jawa Timur, maupun Wali Kota Malang, wilayah Malang Raya difokuskan sebagai destinasi wisata dan belanja. Karena itu, manajemen arus lalu lintas tidak hanya untuk arus mudik dan balik, tetapi juga saat libur Lebaran, mengingat mobilitas wisatawan di Malang Raya, khususnya Kota Batu, sangat tinggi,” ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa stok BBM dan elpiji di wilayah Kota Malang dalam kondisi aman selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Meskipun ada krisis di Timur Tengah, kami telah memantau dan memastikan pasokan BBM dan elpiji tetap mencukupi,” tegasnya.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga




















































