Libur Sekolah Tiba, KAI Daop 8 Ingatkan Bahaya Bermain di Jalur Rel Kereta Api - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 23 Jun 2026 10:46 WIB ·

Libur Sekolah Tiba, KAI Daop 8 Ingatkan Bahaya Bermain di Jalur Rel Kereta Api


 Petugas keamanan KAI Daop 8 memberikan peringatan kepada sejumlah anak yang sedang bermain di jalur rel kereta api. (ist) Perbesar

Petugas keamanan KAI Daop 8 memberikan peringatan kepada sejumlah anak yang sedang bermain di jalur rel kereta api. (ist)

BACAMALANG.COM – Memasuki masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua di Kota dan Kabupaten Malang, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain maupun beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu, mengatakan masa liburan sekolah biasanya diiringi meningkatnya aktivitas anak-anak di luar rumah. Kondisi tersebut kerap memunculkan aktivitas berisiko di sekitar rel, seperti bermain layang-layang, bersepeda, berjalan kaki, duduk-duduk, hingga berswafoto di area perlintasan dan jalur kereta api.

Menurutnya, seluruh area rel merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api, sehingga tidak boleh digunakan sebagai tempat bermain atau berkumpul.

“Kami mengajak seluruh orang tua di Kota dan Kabupaten Malang untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa liburan sekolah. Jalur kereta api bukan tempat bermain karena sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan,” ujar Reynold, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, jalur kereta api di wilayah Malang tergolong padat karena dilalui perjalanan kereta api jarak jauh maupun lokal setiap hari. Kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat orang atau benda di atas rel.

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin menggelar sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel, pelajar di sekolah-sekolah, komunitas, serta pengguna jalan di perlintasan sebidang. Selain itu, patroli keamanan juga terus dilakukan di sejumlah titik yang rawan aktivitas warga.

Tak hanya soal keselamatan di jalur rel, KAI juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga fasilitas perkeretaapian dari aksi vandalisme. Bentuk vandalisme seperti pencoretan badan kereta, perusakan fasilitas stasiun, pengrusakan pagar pengaman, hingga meletakkan benda asing di jalur rel dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api dan membahayakan keselamatan.

“Fasilitas perkeretaapian merupakan aset negara yang digunakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Setiap bentuk perusakan tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api,” jelasnya.

KAI Daop 8 Surabaya juga menyoroti potensi bahaya aksi pelemparan batu atau benda lainnya ke arah kereta api yang sedang melintas. Tindakan tersebut dapat menyebabkan kaca kereta pecah, melukai penumpang maupun petugas, serta mengganggu konsentrasi masinis saat bertugas.

Dalam sejumlah kasus, aksi pelemparan batu mengakibatkan kaca kereta retak hingga pecah dan berpotensi menimbulkan korban luka. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

“Kami mengajak masyarakat menghentikan segala bentuk pelemparan terhadap kereta api. Apa yang dianggap sebagai kenakalan sesaat dapat berakibat fatal dan membahayakan banyak orang,” tambah Reynold.

KAI mencatat, sepanjang tahun 2025 hanya terdapat satu kasus vandalisme terhadap prasarana perkeretaapian di wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Sementara hingga Juni 2026, tidak ditemukan kasus vandalisme maupun pelemparan terhadap kereta api di wilayah tersebut.

Capaian ini dinilai sebagai hasil meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus buah sinergi antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, sekolah, dan warga yang tinggal di sekitar jalur rel.

Hingga Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melaksanakan 55 kegiatan sosialisasi keselamatan yang menyasar pelajar, pengguna jalan di perlintasan sebidang, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api di Kota dan Kabupaten Malang.

KAI menegaskan bahwa vandalisme maupun pelemparan terhadap kereta api merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan yang berlaku. Karena itu, masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.

Selama masa libur sekolah, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan pengawasan melalui patroli keamanan, pemeriksaan jalur secara berkala, serta koordinasi dengan aparat kewilayahan dan masyarakat sekitar rel guna memastikan operasional kereta api tetap aman, lancar, dan selamat.

Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Media Berkualitas, JMSI Jatim Siap Perluas Sinergi Daerah

22 Juni 2026 - 19:05 WIB

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Dari Lapas Berisiko Tinggi Jadi Sentra Ketahanan Pangan

21 Juni 2026 - 23:50 WIB

LESBUMI NU Terbitkan Maklumat Tambakberas 2026, Soroti Krisis Bangsa hingga Desak Moratorium Tambang NU

20 Juni 2026 - 18:10 WIB

Antisipasi El Nino 2026, PJT I Gandeng Industri Jaga Ketersediaan dan Kualitas Air Brantas

20 Juni 2026 - 11:13 WIB

Polemik SMUB 2026: Rapor 89 Lolos Kedokteran UB, Rapor 96 Gagal?

18 Juni 2026 - 19:12 WIB

Lansia Ditemukan Tewas di Sumur Belakang Rumah di Pakis

18 Juni 2026 - 18:44 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !