LESBUMI NU Terbitkan Maklumat Tambakberas 2026, Soroti Krisis Bangsa hingga Desak Moratorium Tambang NU - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 20 Jun 2026 18:10 WIB ·

LESBUMI NU Terbitkan Maklumat Tambakberas 2026, Soroti Krisis Bangsa hingga Desak Moratorium Tambang NU


 Maklumat Tambak Beras 2026. (ist) Perbesar

Maklumat Tambak Beras 2026. (ist)

BACAMALANG.COM – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) Nahdlatul Ulama menerbitkan Maklumat Tambakberas 2026 dalam rangkaian Muktamar Kebudayaan Indonesia I yang berlangsung di Jombang, 12–14 Juni 2026. Dokumen bertajuk “Kembali ke Akar: Merawat Jiwa Sehat-Berdaulat, Menumbuhkan Indonesia Mulia” itu berisi seruan kebudayaan sekaligus kritik terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa dan organisasi Nahdlatul Ulama.

Dalam maklumat tersebut, LESBUMI menilai Indonesia sedang menghadapi krisis yang saling berkelindan, mulai dari krisis kedaulatan, ekologi, ekonomi, generasi, pengetahuan, kepemimpinan hingga krisis keulamaan. Di tengah situasi tersebut, LESBUMI mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali pada nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Republik Indonesia serta tradisi keulamaan dan kebudayaan Nusantara.

Maklumat ini juga lahir di tengah dinamika internal Nahdlatul Ulama menjelang Muktamar ke-35. Namun, LESBUMI menegaskan bahwa pihaknya tidak berpihak pada kelompok tertentu, melainkan berbicara atas nama kebudayaan dan keadaban.

Melalui lima rekomendasi utama, LESBUMI mendorong penguatan kembali nilai-nilai Pembukaan UUD 1945, pengembalian jati diri Nahdlatul Ulama sebagai kebangkitan ulama, penggeloraan jihad kebudayaan, rekonstruksi Aswaja An-Nahdliyyah dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), serta pembangunan paradigma ekologi berbasis kebudayaan.

Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah sikap terhadap penerimaan konsesi pertambangan oleh NU. LESBUMI menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek keagamaan, ekologis, sosial, budaya, dan kemanusiaan.

Karena itu, melalui Maklumat Tambakberas 2026, LESBUMI mendorong PBNU untuk melakukan moratorium terhadap seluruh tindak lanjut penerimaan konsesi tambang hingga tersedia kajian yang komprehensif, transparan, dan dapat diaudit publik. Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, konsesi tambang tersebut disarankan untuk dikembalikan.

Selain itu, LESBUMI juga menegaskan kembali keputusan Munas Alim Ulama NU 2023 yang menyatakan jawaban AI tidak dapat dijadikan dasar fatwa keagamaan. Menurut mereka, teknologi harus menjadi alat bantu literasi dan riset, sementara otoritas penafsiran agama, sosial, dan kebudayaan tetap berada di tangan manusia yang memiliki tanggung jawab moral.

Maklumat Tambakberas 2026 ditandatangani oleh Ketua LESBUMI PBNU M. Jadul Maula dan Sekretaris Inaya Wulandari Wahid.

Adapun tim perumus maklumat terdiri atas M. Jadul Maula, Savic Alielha, Ngatawi Al-Zastrow, Inaya Wulandari Wahid, Sastro Adi, Iip D. Yahya, Ardhi Purboantono, Abi S. Nugroho, Ivan Aulia Ahsan, Lien Iffah N. Fina, Zainun Nur Hisyam Tahrus, W. Sanavero, Diaz Nawaksara, dan Muhammad Shalahuddin.

Di bagian penutup, LESBUMI mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama, masyarakat sipil, komunitas budaya, pesantren, perguruan tinggi, dan pemangku kebijakan menjadikan “Kembali ke Akar” sebagai gerakan kebudayaan nasional. Gerakan tersebut diharapkan mampu mengembalikan kehidupan berbangsa pada nilai, akal sehat, keadilan, dan amanat para pendiri bangsa demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berkeadaban, dan bermartabat.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Antisipasi El Nino 2026, PJT I Gandeng Industri Jaga Ketersediaan dan Kualitas Air Brantas

20 Juni 2026 - 11:13 WIB

Polemik SMUB 2026: Rapor 89 Lolos Kedokteran UB, Rapor 96 Gagal?

18 Juni 2026 - 19:12 WIB

Lansia Ditemukan Tewas di Sumur Belakang Rumah di Pakis

18 Juni 2026 - 18:44 WIB

Jawa Timur Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang ​

18 Juni 2026 - 12:30 WIB

Kementerian HAM Gandeng FH UB Gelar Uji Publik Rancangan Perubahan UU HAM

17 Juni 2026 - 14:33 WIB

Tiga Perwira TNI Lulus dari Kampus Militer Bergengsi AS, Mayor Zulfikar Raih Gelar Magister Keempat

16 Juni 2026 - 11:33 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !