Antrean Solar Juga Terjadi di Malang, Sopir Mengaku Sudah Kesulitan Selama 3 Hari - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Jun 2026 11:54 WIB ·

Antrean Solar Juga Terjadi di Malang, Sopir Mengaku Sudah Kesulitan Selama 3 Hari


 Antrean kendaraan untuk mengisi solar terjadi di Malang. (yog) Perbesar

Antrean kendaraan untuk mengisi solar terjadi di Malang. (yog)

BACAMALANG.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar mulai dirasakan para sopir di wilayah Malang. Akibatnya, antrean panjang kendaraan bermesin diesel terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat (26/6/2026).

‎Pantauan BacaMalang.com di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga memakan badan jalan. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama di sekitar SPBU Mondoroko dan Karanglo.

‎Salah seorang sopir truk, Yahya, mengaku sudah kesulitan mendapatkan Bio Solar sejak Rabu (24/6/2026). Selama tiga hari terakhir, ia harus berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lainnya untuk mencari BBM bersubsidi. “Saya sudah mengantre, tapi belum tahu sampai kapan harus menunggu giliran,” ujarnya.

‎Menurut Yahya, banyak sopir truk memilih meninggalkan antrean karena stok solar habis, lalu berpindah ke SPBU lain dengan harapan masih tersedia pasokan Bio Solar.

‎Selain pasokan yang terbatas, ia juga mengeluhkan proses verifikasi pembelian solar subsidi yang dinilai semakin rumit, ditambah adanya pembatasan volume pembelian. “Verifikasinya sekarang juga agak rumit dan pembeliannya dibatasi,” katanya.

‎Yahya berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan Bio Solar, khususnya bagi angkutan umum dan kendaraan logistik yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi. Menurutnya, ketersediaan solar subsidi sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi.

‎Fenomena antrean panjang ini tidak hanya terjadi di Malang, tetapi juga dilaporkan di sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Kelangkaan Bio Solar dikeluhkan berbagai kalangan, mulai dari sopir truk pengangkut pasir, armada ekspedisi logistik, angkutan umum, hingga bus antarkota antarprovinsi yang mengandalkan BBM bersubsidi.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aksi Kemanusiaan Donorkan Darah Jelang Hari Bhayangkara Ke-80

26 Juni 2026 - 11:28 WIB

Para Sopir Angkot Geruduk Dishub Kota Malang, Tolak Operasional Koridor II TransJatim

25 Juni 2026 - 19:26 WIB

Mediasi Kedua Kandas, Sengketa Kerusakan Rumah Kos Berlanjut ke Sidang Pokok Perkara

25 Juni 2026 - 18:14 WIB

BPIP Gandeng Disdik Kabupaten Malang, Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Debat dan Gelar Karya Pelajar

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Kejari Kota Malang Gandeng Ketua SPPG, Perkuat Budaya Integritas Lewat Kampanye Anti-Korupsi 2026

25 Juni 2026 - 10:52 WIB

Bermodal Seragam Dinas, Dua Pejabat Gadungan Tipu 227 Warga Lawang

25 Juni 2026 - 10:04 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !