BACAMALANG.COM — Aset milik pemerintah daerah senilai miliaran rupiah di kawasan Kolam Renang Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, terbengkalai dan tidak terawat. Selain itu, puluhan gerobak bantuan UMKM dari pemerintah pusat juga ditemukan menumpuk tanpa disalurkan.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Akhmad Mubarrok, usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Sabtu (4/7/2026).
Zulham menyoroti kondisi Kolam Loncat Indah yang merupakan satu-satunya di Jawa Timur. Kolam tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD hampir Rp1,5 miliar, namun sejak dibangun tidak pernah digunakan.
Ia menyebutkan kondisi kolam saat ini berlumut, penuh sampah, dan papan loncatnya berkarat.
Padahal, menurutnya, jika direvitalisasi venue ini berpotensi menarik event tingkat nasional hingga pemusatan latihan nasional ke Kabupaten Malang.
Selain kolam, Zulham juga menemukan puluhan gerobak bantuan UMKM dari pusat yang teronggok di area yang sama. Gerobak tersebut tidak pernah disalurkan kepada pelaku usaha yang berhak. Sebagian besar kondisinya sudah rusak dan tidak layak pakai.
Ia menilai bantuan yang seharusnya menggerakkan ekonomi rakyat kecil justru berubah menjadi besi tua di gudang.
“Ini bukan cuma soal aset yang terbengkalai. Ini soal APBD rakyat yang dibiarkan sia-sia, dan hak pelaku UMKM yang dikorbankan,” ujarnya kepada Bacamalang.
Zulham memastikan akan membawa temuan ini ke rapat dengar pendapat dan meminta pertanggungjawaban dinas terkait.
Ia juga menegaskan Kabupaten Malang butuh pemimpin yang mau turun ke lapangan, bukan hanya membaca laporan di meja.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga





















































