Acuhkan Surat Undangan, Bapenda Datangi Kantor Gojek Kota Malang - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Jul 2020 09:19 WIB ·

Acuhkan Surat Undangan, Bapenda Datangi Kantor Gojek Kota Malang


 Acuhkan Surat Undangan, Bapenda Datangi Kantor Gojek Kota Malang Perbesar

BACAMALANG.COM – Sebanyak tiga kali surat undangan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diacuhkan oleh pihak Gojek kota Malang. Pasalnya sejak pengiriman surat pertama hingga ketiga kalinya terkait sinkronisasi data, pihak Gojek kota Malang tidak ada yang menghadiri undangan Bapenda tersebut.

Mereka berkelit keberatan memenuhi permintaan Bapenda dan hanya memberikan jawaban melalui surat jawaban yang dikirimkan kepada Bapenda. Gojek selaku pemilik lini layanan Go Food itu berkilah tidak memiliki otoritas dan hak untuk memberikan data yang diharapkan Bapenda untuk sikronisasi.

Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat undangan sebanyak tiga kali namun tidak ada yang hadir. Karena pertimbangan faktor psikologis masyarakat di masa pandemi Covid-19, Bapenda hanya bisa menghimbau agar bisa bekerjasama dengan baik.

“Hal ini sesuai instruksi Bapak Walikota dan arahan Komisi B DPRD tentang transaksi online. Sinkronisasi data diperlukan karena pajak yang mereka himpun adalah dari customer,” kata Ade d’Kross, Rabu (1/7/2020).

Pria yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania ini menambahkan, jika perlu adanya kerjasama atau sinkronisasi dilegalkan melalui perjanjian kerjasama dan MoU.

“Karena ini semua juga demi kepentingan masyarakat Bhumi Arema, bukan untuk kepentingan Pemkot saja,” tandas Sam Ade sapaan akrabnya yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda dan olahraga tingkat nasional.

Salah satu lini yang menjadi perhatian Bapenda saat ini ialah transaksi online, seperti pada sektor kuliner, perhotelan dan periklanan. Pada masa pandemi umumnya masyarakat begitu memanfaatkan kemudahan transaksi via aplikasi online yang pilihannya juga semakin banyak.

Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir ini semakin membiasakan masyarakat kita dengan jasa aplikasi online atau digital. Kebanyakan dari masyarakat saat ini sudah menggunakan aplikasi online seperti pesan makanan, booking hotel hingga pemasangan reklame via online. Selain itu, pengelola usaha kuliner seperti resto, cafe serta manajemen hotel dan pengusaha reklame harus menyadari bahwa mereka tetap menghimpun pajak dari customer.

Terpisah, Walikota Malang, Sutiaji sempat mengeluarkan surat edaran (SE) saat pandemi Covid-19 yang mengutamakan pelayanan resto, cafe dan rumah makan melalui sistem take away. Sehingga dari hasil sidak serta pemantauan di lapangan diperoleh bukti-bukti tentang makin meningkatnya omzet transaksi online pada sektor usaha terkait. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Gandeng Tokoh Agama, 57 Da’i Kamtibmas Perkuat Toleransi di Kota Malang

6 November 2026 - 16:12 WIB

Tiga Hari Hilang, Lansia di Kasembon Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Lereng Sungai

6 November 2026 - 15:47 WIB

Satu Komando Hadapi Bencana, Polres Malang Cek Kesiapan Personel dan Peralatan

6 November 2026 - 13:16 WIB

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan

6 November 2026 - 12:23 WIB

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Laporan 110 Ditindaklanjuti, Polisi Evakuasi Pria Meninggal di Kamar Kos Lowokwaru

5 November 2026 - 21:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !