BACAMALANG.COM – Polres Malang terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2026. Kali ini, pengemudi angkutan umum dan truk menjadi sasaran imbauan agar lebih disiplin serta memastikan keselamatan sebelum memulai perjalanan.
Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Malang mengingatkan para pengemudi untuk memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar laik jalan. Sejumlah komponen penting yang perlu diperiksa meliputi sistem pengereman, kondisi ban, lampu, kelengkapan kendaraan, hingga dokumen administrasi berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Pengemudi juga diminta tidak mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas kendaraan. Selain mematuhi batas kecepatan, mereka diimbau tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh dalam kondisi lelah atau mengantuk.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menegaskan bahwa pengemudi angkutan umum dan truk memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan di jalan raya.
Menurutnya, kendaraan tersebut berpotensi membawa banyak penumpang atau mengangkut muatan dalam jumlah besar. Karena itu, kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi harus menjadi perhatian utama untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
“Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengemudi, tetapi juga menyangkut keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” ujar Chelvin, Selasa (3/11/2026).
Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan tiga pendekatan, yakni 20 persen preemtif, 50 persen preventif, dan 30 persen penegakan hukum atau represif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Malang berharap kesadaran pengemudi angkutan umum dan truk terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kesiapan fisik pengemudi, serta kondisi kendaraan yang laik jalan diharapkan dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Malang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































