Bantu Selama Isolasi Mandiri, Ini yang Dilakukan Warga Tanjungrejo Sukun - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 28 Jun 2020 16:42 WIB ·

Bantu Selama Isolasi Mandiri, Ini yang Dilakukan Warga Tanjungrejo Sukun


 Bantu Selama Isolasi Mandiri, Ini yang Dilakukan Warga Tanjungrejo Sukun Perbesar

BACAMALANG.COM – Ketua RW Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang, Puri Adi mengatakan, selama warga menjalankan isolasi mandiri pihaknya turut membantu dengan menggalang solidaritas.

“Saya terpanggil untuk terus menggalang solidaritas melibatkan ketua RT dan PKK untuk warga yang rentan tertular virus Covid-19,” terang Didek, sapaan akrab Puri Adi, Minggu (28/6/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tanjungrejo Sukun Kota Malang, sempat was-was dan cemas buntut dari adanya satu pasien nenek S (50) yang dinyatakan positif Covid-19 dan sekarang dirawat di RST Kota Malang.

Didek mengatakan hingga saat ini masih belum dilakukan rapid tes untuk warga. Yang dilakukan petugas masih berupa tes suhu tubuh

“Yang dilakukan masih berupa identifikasi warga yang melakukan kontak dengan pasien serta menjalankan tes suhu tubuh,” tutur Didek.

Ia mengatakan, dirinya berupaya bersabar namun tetap menjalankan pertemuan untuk menggalang solidaritas karena tes rapid dan swab masih baru dilaksanakan Selasa (30/6/2020) nanti.

“Terus terang kami sempat merasa khawatir virus akan menyebarluas. Namun kami mendapat info dari dr Husnul (Satgas Covid–19) petugas telah melakukan identifikasi (tracing) yang dilanjutkan tes rapid dan swab Selasa besok,” jelas Didek.

Ia mengungkapkan, sejumlah warga sekitar sempat merasa cemas dan takut tertular Covid–19 sebelum dipastikan dilakukan rapid tes.

Dikatakannya, kekhawatiran ini sangat wajar karena notabene kampung Tanjungrejo adalah kampung padat penduduk dengan kondisi dan posisi rumah saking berhimpitan.

Dikatakannya, pihaknya berencana melakukan patungan mencari dana selama belum ada anggaran dari pemerintah Kota Malang, untuk biaya hidup warga yang menjalankan karantina mandiri.

“Alhamdulillah kami telah melakukan beberapa kali pertemuan dan membuahkan hasil. Kami patungan mengumpulkan dana, selama bantuan dari Pemkot Malang belum ada (turun),” imbuh Didek.

Ia memaparkan, selama belum ada kontribusi bantuan gugus mereka juga harus disuplay kebutuhan pokok.

Hal ini karena secara ekonomi mereka kurang mampu. Salah satu alokasi donasi adalah nantinya akan dibelikan sembako.

“Saat ini bantuan sembako belum ada. Isolasi mandiri itu khan masih anjuran gugus tugas kemarin. Karena tidak dibarengi dengan suplay anggaran untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, maka mereka ya masih kerja saja untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Didek.

Ditanya apakah warga bisa menjalankan isolasi mandiri dan jaminan benar-benar ketat, Didek menjawab jika sudah tidak ada lagi pikiran tentang kebutuhan ekonomi dia meyakini warga akan kooperatif.

Ditanya apa mereka bisa tertib dan disiplin isolasi mandiri, Didek menjawab, asal mereka selesai dengan kebutuhan dasarnya ia meyakini warga akan tertib menjalankan karantina mandiri tersebut.

Ditanya soal apa sudah ada hasil dari pertemuan dan koordinasi tersebut, Didek mengatakan, sebagian masih kordinasi dengan warganya sore nanti. Sementara yang dari Ibu PKK tinggal menunggu bendahara untuk pencairan hasil donasi.

“Alhamdulillah kami berterima kasih sama Ketua RT, ibu PKK dan tokoh masyarakat disini yang kompak membantu sesama. Semoga semua bisa tersolusikan dengan baik,” pungkas Didek. (Had/Red)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pelapor Dugaan Penipuan Lapak PKL Alun-Alun Batu Bertambah, Kini Jadi Empat Orang

29 September 2026 - 21:10 WIB

HUT Propam Polri ke-24, Polres Malang Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga hingga Pengemudi Ojol

29 September 2026 - 19:43 WIB

Ketua GRIB JAYA Malang Dorong Nazali Lempo Masuk Pertimbangan Figur Jaksa Agung

29 September 2026 - 19:21 WIB

Warga Pertanyakan Status Lahan Fasum di Jalan Bromo, Data Kelurahan dan SHM Berbeda

29 September 2026 - 19:18 WIB

Hendak Transaksi Motor Curian, Terduga Pelaku Curanmor di Dau Diciduk Polisi

29 September 2026 - 19:10 WIB

Titik S. Ariyanto Pimpin PUTRI Jawa Timur, Perkuat Kolaborasi Industri Taman Rekreasi

29 September 2026 - 16:53 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !