BPBD Kabupaten Malang Gaungkan PRB Inklusif Lewat FGD dan Pendakian Difpala ke Gunung Arjuno - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Okt 2025 14:38 WIB ·

BPBD Kabupaten Malang Gaungkan PRB Inklusif Lewat FGD dan Pendakian Difpala ke Gunung Arjuno


 Apel Pelepasan Tim Difabel Pencinta Alam, dalam misi pendakian Seven Summits II ke Gunung Arjuno bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND).(IG BPBD) Perbesar

Apel Pelepasan Tim Difabel Pencinta Alam, dalam misi pendakian Seven Summits II ke Gunung Arjuno bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND).(IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Upaya membangun ketangguhan bencana yang berkeadilan terus digelorakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Melalui Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB), BPBD menggandeng berbagai pihak menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Jejaring dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk PRB Inklusif.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga dalam penerapan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang menghormati hak-hak penyandang disabilitas.
“Sinergi antar lembaga sangat penting untuk menciptakan ketangguhan bencana yang merata dan berkeadilan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang, Zainuddin, di sela kegiatan.

Sebelum pelaksanaan FGD, digelar apel pelepasan Tim Difpala (Difabel Pencinta Alam) yang memulai misi pendakian Seven Summits II ke Gunung Arjuno melalui jalur Sumber Brantas. Pendakian ini menjadi kampanye nyata penerapan PRB inklusif yang juga melibatkan Komisi Nasional Disabilitas (KND).

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unsur — meliputi KND, BPBD se-Malang Raya, Dinas Sosial, Difpala, dan mitra lainnya — turut serta dalam kegiatan tersebut. Mereka mengusung semangat “Bersinergi untuk Malang Raya Tangguh Bencana” sebagai bentuk komitmen bersama membangun sistem penanggulangan bencana yang inklusif dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan terpusat di Pos Komando Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Malang sebagai pusat koordinasi utama.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sambang Siskamling di Kampung Biru Arema, Wakapolresta Tampung Aspirasi Warga

12 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Honda Beat Merah Dilaporkan Hilang di Candirenggo Singosari, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

12 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Hadapi Kekeringan, Warga Pagak Gelar Salat Istisqa di Lapangan Rajawali

11 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Kakek Pedagang Sayur Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kepanjen

11 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Viral di Media Sosial, Dua Wanita di Dampit Diamankan Polisi Terkait Dugaan Uang Palsu

10 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Tugu Tirta dan DLH Kota Malang Tanam 500 Pohon di Sumber Merjosari, Perkuat Pelestarian Air

10 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !