Kakek Pedagang Sayur Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kepanjen - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Okt 2026 11:30 WIB ·

Kakek Pedagang Sayur Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Kepanjen


 Polisi mendatangi lokasi kejadian mengumpulkan keterangan dari saksi (warga sekitar) dan evakuasi korban. (ist) Perbesar

Polisi mendatangi lokasi kejadian mengumpulkan keterangan dari saksi (warga sekitar) dan evakuasi korban. (ist)

BACAMALANG.COM – Seorang pria berusia 60 tahun berinisial Mat Asan ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Locari, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (11/10/2026) pagi.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya. Saat ditemukan, korban dilaporkan sudah meninggal dunia.

Penemuan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga mendatangi lokasi setelah mengetahui kejadian itu.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi rumah korban untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi peristiwa tersebut.

Komari, salah seorang warga, mengatakan bahwa anak korban merupakan orang pertama yang mengetahui kondisi ayahnya.

“Anaknya yang menemukan bapaknya sudah dalam posisi tergantung tidak bernyawa,” ujar Komari, Minggu (11/10/2026).

Sebelumnya, menurut informasi yang dihimpun dari lingkungan sekitar, korban disebut kerap terlihat murung. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi psikologis korban maupun faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi orang-orang di sekitar. Dukungan keluarga, komunikasi yang terbuka, dan perhatian lingkungan dapat membantu seseorang yang sedang menghadapi kesulitan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Kekeringan, Warga Pagak Gelar Salat Istisqa di Lapangan Rajawali

11 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Viral di Media Sosial, Dua Wanita di Dampit Diamankan Polisi Terkait Dugaan Uang Palsu

10 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Tugu Tirta dan DLH Kota Malang Tanam 500 Pohon di Sumber Merjosari, Perkuat Pelestarian Air

10 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Tabrak Lari di Pamotan Dampit, Pemotor Tewas di Lokasi, Polisi Kejar Truk Misterius

10 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Polresta Malang Kota Bongkar 119 Kasus Narkoba, 175 Tersangka Diamankan

10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pertalite Masih Langka, Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Malang Tetap Terjaga

9 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !