Brigade Infanteri Para Raider 18/SEY, Jago Bertempur, Piawai Bercocok Tanam - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 12 Jul 2020 17:00 WIB ·

Brigade Infanteri Para Raider 18/SEY, Jago Bertempur, Piawai Bercocok Tanam


 Brigade Infanteri Para Raider 18/SEY, Jago Bertempur, Piawai Bercocok Tanam Perbesar

BACAMALANG.COM – Masa pandemi, membuat Pemerintah mencanangkan program ketahanan pangan bagi masyarakat. Program ini mencakup semuakalangan dan lapisan masyarakat, tak terkecuali kalangan TNI. Seperti yang dilakukan jajaran satuan TNI Angkatan Darat, Brigade Infanteri (Brigif) Para Raider 18, yang bukan saja jago dalam bertempur menjaga NKRI, namun piawai bercocok tanam.

Brigade Infanteri Para Raider 18/Sarvatra Eva Yudha yang bermarkas di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini, memanfaatkan lahan kosong di wilayahnya untuk mengembangkan pertanian.

Komandan Brigif Para Raider 18/SEY, KolonelInf Ahmad Hadi Al Jufri mengatakan, pihaknya menggarap program ketahanan pangand engan mengelola lahan tanaman sayur, ternak ayam, kambing, dan ikan air tawar.

Foto: Komandan Brigif Para Raider 18/SEY, Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri (paling kanan), menerangkan pengelolaan budikdamber atau budidaya ikan dalam ember. (Nedi Putra AW)

“Lahan di sini luasnya 1,5 hektar, sudah digunakan untuk menanam sayur mayur, seperti sawi, kol, selada, jagung dan tomat, yang dipakai untuk kebutuhan sedkitnya 1.500 prajurit dan 500 KK yang ada di pangkalan militer ini,” terangnya, Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, imbuh dia, ada terobosan yang dilakukan dengan pemanfaatan pekarangan rumah dinas atau barak lewat “budikdamber” atau budidaya ikan dalam ember. Hadi menjelaskan, sistem ini diadaptasi oleh berbagai kalangan, karena mudah dan sederhana namun menghasilkan panen yang cukup besar.

“Selain untuk ketahanan pangan, upaya ini sebagai bekal keahlian bagi para prajurit saat pensiun nanti,” harapnya.

Sebelumnya digelar media gathering sebagai upaya menjalin kemitraan dan sinergi yang kuat antara Brigif Para Raider 18/SEY dengan media Se-Malang Raya.

Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri jugamengajakawak media melihat latihan Mountaineering, sebuah latihan yang menggabungkan kemampuan fisik dan teknis bertempur. (Ned/Red)

Simak juga video berikut ini:

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Target Juara 2 Porprov X Jatim, KONI Kabupateb Malang Gelar Verifikasi Data Atlet Potensial

28 Juli 2026 - 20:33 WIB

Dari Amanah Wali hingga Panggung Internasional, Surya Manly Perkuat Kiprah Lewat The Rope Curse 4: Kuntilanak

28 Juli 2026 - 09:28 WIB

Tantri Debut Solo Lewat “Ibu Pekerja”, Suarakan Perjuangan dan Cinta Seorang Ibu

27 Juli 2026 - 11:30 WIB

Gebyak Tradisi Pereng Kawi Digelar Perdana, 1.000 Warga Padati Pendopo Kembangkopi

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

“Tak Tersampaikan”, Curahan Hati Bara Nagata tentang Perpisahan yang Datang Tanpa Peringatan

25 Juli 2026 - 10:26 WIB

Gema Panji 2026 Siap Digelar, Disparbud Kabupaten Malang: Perkuat Budaya Lokal dan Bangkitkan Pariwisata

24 Juli 2026 - 18:16 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !