BACAMALANG.COM-Peringati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grand Mercure Malang Mirama dan Omah Gembira perkuat aksesibilitas lewat pelatihan gratis bagi heartist dan masyarakat umum. Hal ini diwujudkan dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan edukatif berupa talkshow inspiratif yang bertajuk “Indahnya Bincang Isyarat”, yang mengangkat advokasi hak kerja teman tuli & pelayanan ramah disabilitas beserta kelas pelatihan bahasa isyarat secara gratis.
Kegiatan ini sejalan dengan pilar keberlanjutan dan kepedulian sosial hotel, di mana inklusivitas menjadi bagian integral dari budaya pelayanan sehari-hari. Talkshow ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan aksesibilitas, sekaligus membekali para peserta yang hadir dengan keterampilan komunikasi non-verbal.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap tamu, termasuk penyandang disabilitas rungu atau tuli, mendapatkan pengalaman menginap dan pelayanan yang hangat, aman, serta tanpa hambatan, dimana melalui kolaborasi bersama Omah Gembira, para peserta diajak untuk memahami dasar-dasar bahasa isyarat serta etika berinteraksi dengan teman tuli secara ramah dan suportif.
Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama menyampaikan, bahwa sebagai hotel yang berkomitmen menerapkan prinsip ramah disabilitas, pihaknya percaya bahwa pelayanan terbaik berasal dari pemahaman dan kesetaraan.

Para staf hotel Grand Mercure Malang Mirama belajr Bahasa isyarat. (ist)
“Melalui kolaborasi dengan Omah Gembira ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh heartists kami siap memberikan pelayanan yang inklusif bagi seluruh tamu tanpa terkecuali,” ujarnya.
Sugito menambahkan, selain pelatihan untuk para staf dan masyarakat umum, acara ini juga membuka ruang diskusi interaktif mengenai pentingnya menciptakan ruang publik dan fasilitas akomodasi yang semakin mudah diakses oleh semua pihak di Kota Malang.
Senada dengan komitmen yang dibangun tersebut, Ketua Yayasan Omah Gembira, Riza Agung mengatakan, bahwa inklusivitas bukan sekadar menyediakan fasilitas fisik, tetapi bagaimana cara untuk berkomunikasi dan membangun empati tanpa hambatan.
“Kolaborasi bersama Grand Mercure Malang Mirama ini bukan yang pertama kali sehingga ini menjadi langkah nyata yang sangat luar biasa dalam membuka ruang kesetaraan. Melalui kelas bahasa isyarat ini, kami berharap para peserta tidak hanya mahir berkomunikasi non-verbal, tetapi juga siap menyambut teman tuli dengan hangat, ramah, dan penuh penghormatan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Grand Mercure Malang Mirama berharap dapat menginspirasi pelaku industri hospitality lainnya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Informasi menarik lainnya dapat diakses melalui aplikasi yang dapat diunduh di App Store hingga Play Store, ALL.com APP hingga di laman website https://all.accor.com/9824 dan laman instagram di @grandmercuremalangmirama atau dapat menghubungi via telepon di 03413300000 ; email [email protected]
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW


























































