Dar Der Dor - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 28 Jul 2022 12:25 WIB ·

Dar Der Dor


 Dar Der Dor Perbesar

Oleh : Dr Riyanto*

“Panasnya hati, dirasa sendiri …..

Paparazzi …..
Juru foto lepas, yang mengambil gambar orang-orang terkenal.
Dibuat guyonan, mengambil gambar sensitif.

Paparazzi dianggap sebagai penyebab meninggalnya Princess of Wales, Lady Diana. Mobilnya ringsek, di terowongan Pont de I’Ialma, Paris Perancis, dengan Dodi Al Fayed pacarnya. Juga santer, kecelakaan itu rekayasa pihak istana.

Akhir atraksi, Lady Diana berani terang-terangan, berselingkuh di depan suaminya sendiri. Bermesraan dengan Mayor James Hwitt. Anggota pasukan kavaleri kerajaan, yang juga dipercaya sebagai pelatih berkuda.

Seperti kasus Dewan Jenderal, G30S/ PKI. Benarkah Bung Karno yang salah, atau pak Harto yang lihai. Siapa yang suruh membunuh, masih teka-teki.

Apa yang ingin disandingkan dengan kasus Bapak Irjen Ferdy Sambo ?

Terlepas dari variasi sejarah yang mendahului, Pangeran Charles sangat kecewa.

Dua anak yang masih kecil harus kehilangan kasih sayang. Calon permaisuri yang diidam – idamkan, bermain dengan anak buahnya.

Saya pribadi berharap. Kasus ini janganlah hanya dipecahkan dengan hukum tertulis dan bukti forensik semata. Cermati perjalanan tangis kebatinan seorang perwira.

Saya bayangkan nelangsanya almarhum Didi Kempot, “Banyu Langit. Janjine lungamu ra nganti suwe-suwe.
Pamit esuk tekamu ra nganti sore …..
Kemana ?
🇲🇨🇲🇨🇲🇨

*Dr Riyanto Budayawan dan Akademisi Universitas Brawijaya Malang

*Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tata Kelola Organisasi Profesi yang Guyub, Rukun, dan Berjiwa Seduluran

4 Oktober 2026 - 00:45 WIB

G30S/PKI dalam Cermin Hukum: Antara Kepastian, Keadilan, dan Impunitas yang Belum Selesai

30 September 2026 - 11:42 WIB

Irisan Perdata dan Pidana dalam Kasus Peralihan Hak atas Tanah dan Gugatan Cerai yang Didasarkan pada KDRT

26 September 2026 - 20:09 WIB

Berani Berproses: Dari Bale GMNI Menuju Panggung Dunia

22 September 2026 - 17:30 WIB

Sound Horeg: Bisnis Besar di Balik Tabir Budaya

22 September 2026 - 17:19 WIB

GMNI Bukan Underbow PKI, Sejarah Harus Dibaca dengan Data

20 September 2026 - 16:39 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !