BACAMALANG.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Katolik Sang Timur, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Kamis (9/10/2025).
Kehadiran Abdul Mu’ti disambut hangat oleh para siswa-siswi Sang Timur dengan penampilan musik angklung dan lagu selamat datang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Kadis Pendidikan M. Chori, Danramil Batu Junawi, Lurah Ngaglik Rendra Ardinata, serta jajaran Yayasan Sang Timur.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah kini tengah memfokuskan pembangunan di sektor pendidikan dasar dan menengah melalui tiga agenda utama: peningkatan sarana prasarana, peningkatan kualitas guru, dan penguatan pembelajaran berbasis teknologi.
“Tahun ini, pemerintah akan merenovasi 16.111 satuan pendidikan di seluruh Indonesia serta memberikan bantuan interactive flat panel kepada 228 ribu sekolah untuk mendukung digitalisasi pembelajaran,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 12.500 beasiswa bagi guru yang menempuh pendidikan D4 atau S1 pada tahun ini, dan akan meningkat menjadi 150 ribu beasiswa pada tahun 2026, masing-masing senilai tiga juta rupiah per semester.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pun terus diperluas. Tahun ini diikuti oleh 800 ribu guru, dan tahun depan ditargetkan meningkat menjadi 808 ribu peserta.
“Kami juga memperhatikan kesejahteraan guru melalui tunjangan sertifikasi dan peningkatan kompetensi di bidang pembelajaran mendalam, koding, hingga bimbingan konseling. Pemerintah akan menetapkan satu hari khusus bagi guru untuk belajar, bukan mengajar, demi meningkatkan kualitas pendidikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan koding akan menjadi mata pelajaran pilihan di sekolah.
Pihaknya juga akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 11 dan 12 pada November 2025, serta untuk jenjang SD dan SMP pada Maret 2026.
“Tes ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan prestasi akademik siswa di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Tak hanya soal akademik, Mendikdasmen juga menegaskan penguatan pendidikan karakter melalui tujuh kebijakan Indonesia Hebat, termasuk program Pagi Ceria dan optimalisasi peran guru Bimbingan Konseling (BK).
“Guru BK kini diakui sebagai bagian dari pemenuhan beban mengajar, termasuk guru wali kelas. Ini penting untuk memperkuat pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing,” tutup Abdul Mu’ti.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































