Teror Curanmor di Lawang, Parkir Depan Masjid pun Disikat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 28 Apr 2026 14:37 WIB ·

Teror Curanmor di Lawang, Parkir Depan Masjid pun Disikat


 Motor korban yang hilang. (FB ARELA) Perbesar

Motor korban yang hilang. (FB ARELA)

BACAMALANG.COM – Gelombang pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Malang Utara, khususnya Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, kian mengkhawatirkan. Aksi pelaku tak lagi memandang tempat—bahkan lokasi ramai seperti area depan masjid pun kini jadi sasaran.

Peristiwa terbaru terjadi di Jalan Dorowati–Mulyoarjo, Lawang. Sebuah sepeda motor dilaporkan hilang saat diparkir di depan masjid. Informasi tersebut pertama kali mencuat dari unggahan akun Evi Alexandria di grup Facebook Arek Lawang (ARELA) dan langsung menyita perhatian publik.

“Kalau ada yang menjual sepeda ini luur, punya mbak yang habis dicuri di Dorowati depan masjid—di Jl. Dorowati–Mulyoarjo–Lawang,” tulis Evi dalam unggahannya.

Ia berharap masyarakat yang melihat atau menemukan ciri-ciri sepeda motor tersebut segera melapor agar bisa membantu pemilik menemukannya kembali.

Unggahan itu tak hanya menuai simpati, tetapi juga membuka “kotak pandora” kasus serupa. Sejumlah warga lain ikut berbagi pengalaman pahit kehilangan kendaraan. Akun Sasti Ningsasi mengaku pernah kehilangan motor Honda Vario putih. Meski telah melapor ke pihak kepolisian, hingga kini motornya belum ditemukan.

“Sudah pernah merasakan kehilangan sepeda motor Vario putih juga, lapor polisi juga gak ketemu, mudah-mudahan dikasih rezeki yang lain mbak,” tulisnya.

Kisah lebih memilukan datang dari akun Sapiicantik. Ia mengaku kehilangan dua sepeda motor sekaligus dalam satu kejadian. Bahkan, saat aksi berlangsung, seluruh penghuni rumah dikunci di dalam kamar oleh pelaku.

“Sama saya juga pernah 2 motor sekaligus, malah semua orang rumah dikunciin di dalam kamar semua, berasa dirampok,” ungkapnya.

Rangkaian kejadian ini menjadi sinyal darurat bagi masyarakat Malang Utara. Tingkat kewaspadaan harus ditingkatkan, terlebih pelaku kini semakin berani dan nekat dalam menjalankan aksinya.

Warga diimbau untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), menggunakan kunci ganda pada kendaraan, serta memastikan area parkir aman dan terpantau. Kolaborasi antarwarga dinilai menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sushication Deals Atria Hotel, Hadirkan Sentuhan Jepang di Sejuknya Kota Malang

28 April 2026 - 17:56 WIB

Jalan Bantur Dikebut, Sudah 80 Persen Rampung—Drainase Tuntas, Proyek Tersendat Pembebasan Lahan

28 April 2026 - 14:27 WIB

Pembeli Villatel Jagaddhita Kota Batu Merasa Ditipu, PT Garuda Singhasari Pratama Disomasi

28 April 2026 - 14:21 WIB

HBP ke-62, Lapas Kelas I Malang Berbagi Gerobak Usaha untuk Keluarga WBP

28 April 2026 - 09:31 WIB

Teror Bondet Hancurkan Rumah di Bantur, Polisi Dalami Motif

28 April 2026 - 09:26 WIB

DPRD Kabupaten Malang: Wabup Dinilai Tak Punya Kewenangan Mandiri, Narahubung Misterius Dipertanyakan

28 April 2026 - 09:20 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !