Forkompimda Kabupaten Malang Galakkan Penyemprotan Disinfektan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 17 Apr 2020 10:51 WIB ·

Forkompimda Kabupaten Malang Galakkan Penyemprotan Disinfektan


 Forkompimda Kabupaten Malang Galakkan Penyemprotan Disinfektan Perbesar

BACAMALANG.COM – Penyemprotan disinfektan secara masif terus dilakukan di wilayah Kabupaten Malang untuk mencegah penyebaran pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Penyemprotan disinfektan dilakukan mulai dari masyarakat secara mandiri hingga instansi pemerintah dengan skala cakupan yang lebih besar.

Seperti hari ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompimda Kabupaten Malang melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serempak. Penyemprotan disinfektan ini dipimpin langsung oleh Bupati Malang, HM Sanusi; Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar; Dandim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad; dan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto.

Ada lebih dari 150 personil gabungan yang terlibat dalam penyemprotan disinfektan itu. Mereka berasal dari Polres Malang, Kodim 0818, BPBD, PMI, Tagana, dan sejumlah relawan.

Penyemprotan disinfektan diawali dari Makodim 0818 di Jalan Raya Panji, Kepanjen. Kemudian dilanjutkan penyemprotan di 14 desa yang ada di Kecamatan Bululawang dan Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari.

Bupati Malang, HM Sanusi menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan secara serempak ini dikhususkan di wilayah yang terdapat warga positif Covid-19.

“Hari ini kita lakukan operasi penyemprotan disinfektan di daerah yang terpapar Covid-19. Setelah ini, kita harap virus ini tidak berkembang lagi. Data terakhir dari Dinas Kesehatan, ada 15 orang yang confirm. Kita harus semangat melawan corona yang tidak kelihatan tapi cepat perkembangannya,” ucap Sanusi, Jumat (17/4/2020).

Tidak luput, Sanusi pun mengimbau masyarakat di wilayahnya agar tetap mematuhi peraturan pemerintah. Sanusi menyebut, belakangan ini banyak masyarakat yang sudah mengabaikan himbaun pemerintah.

“Sebagian masyarakat masih mengabaikan. Aparat harus tindak tegas masyarakat yang masih bandel,” tegasnya. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gagal Bobol Kasir Toko di Tumpang, Pria Diringkus Warga

18 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Sempat Istirahat Lalu Ambruk Lagi, Pesepeda Turen Meninggal Saat Menuju JLS

18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Refleksi Kemerdekaan, Program Doktoral Sosiologi UMM Hadirkan Para Tokoh Agama untuk Rawat Persatuan Bangsa

18 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Motor Mahasiswi Raib di Gang Galunggung, Pelaku Curi Scoopy Hanya Butuh Dua Menit

18 Agustus 2026 - 10:13 WIB

AH PEK FUN RUN 3K Ajak Warga Malang “Lari Bareng, Merdeka Bareng”

18 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Jelang HUT ke-14, BeSS Resort & Waterpark Malang Hadirkan Dream Forest untuk Kenalkan Alam kepada Anak

18 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Trending di EVENT & ACARA

©Hak Cipta Dilindungi !