BACAMALANG.COM – Berdasarkan analisis dari Stasiun Geofisika Malang, tercatat 717 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada bulan Agustus 2025. Gempa bumi dangkal sebanyak 628 kejadian, menengah 88 kejadian, dan gempa dalam 1 kejadian.
“Kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” tukas Kepala BMKG Karangkates, Ma’muri, kepada Baca Malang.
Menurut Ma’muri, sebagian besar kejadian gempa bumi terjadi di laut, tersebar di selatan Pulau Jawa, dan beberapa kejadian terjadi di darat. Jumlah kejadian gempa bumi dangkal sebanyak 628 kejadian, gempa menengah 88 kejadian, dan gempa dalam 1 kejadian. Magnitudo terbesar yang tercatat adalah M 5.0 dan magnitudo terkecil adalah M 0.8.
Pada bulan Agustus 2025, terdapat 2 kejadian gempa bumi yang dirasakan. Kejadian gempa bumi terbanyak terjadi pada tanggal 18 Agustus 2025 dengan 43 kejadian, sedangkan kejadian paling sedikit terjadi pada tanggal 6 Agustus 2025 dengan 10 kejadian.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































